Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/11/2022, 18:06 WIB

BANGKA, KOMPAS.com - Pantai Pukan di Kecamatan Merawang, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, jadi sasaran aksi bersih pantai belasan emak-emak yang tergabung dalam Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (Persikindo).

Sebelum aksi bersih pantai dilakukan, panitia terlebih dahulu melakukan survei dan diketahui bahwa banyak sampah yang berserakan di sana.

Ketua panitia bersih pantai Suhertina mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja divisi maritim DPD Persikindo Bangka Belitung.

Baca juga: Bangka Belitung Fokus Wujudkan Pariwisata Bebas Nyamuk

“Kami sudah mengadakan survei ke beberapa pantai di wilayah Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, maka terpilihlah Pantai Pukan yang kami anggap pantai ini jauh dari kata bersih," kata Suhertina di Pantai Pukan, Jumat (18/11/2022).

Aksi bersih dilakukan dengan cara menyisir pantai sepanjang hampir 500 meter. Peserta membawa kantung plastik sembari memunguti sampah yang berserakan di sepanjang pantai.

Kebanyakan dari sampah itu berupa sampah plastik yang diduga berasal dari para pengunjung pantai. Selain itu ditemukan juga sampah kemasan yang diperkirakan terbawa arus atau buangan dari kapal yang melintas di Selat Bangka.

Tumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan pantai

Sementara itu, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Bangka Belitung Sri Utami mengajak para pengunjung maupun pengelola untuk menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan pantai agar menjadi daya tarik wisata.

“Perlu diketahui sampah pantai ini tidak hanya berasal dari pengunjung, tapi mungkin juga sampah yang terbawa arus hingga bermuara ke pesisir laut. Seindah-indahnya suatu tempat, kalau sampahnya banyak, siapa yang mau datang?," ucap dia.

Baca juga: 10 Wisata Sejarah Bangka Belitung, Ada Tambang Terbuka Pertama Asia Tenggara

Ia pun mengajak pengunjung untuk membawa barang yang tidak menjadi sampah. Contohnya membawa makanan serta minuman dalam kotak makan dan botol minum, sehingga tidak menyebabkan sampah.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Peserta aksi bersih kemudian memasang display berisi imbauan agar para pengunjung selalu peduli dengan kebersihan di Pantai Pukan.

Saat ini Pantai Pukan dikelola pemerintahan desa dengan lokasi terpaut sekitar 1 kilometer dari RSUD provinsi. Pantai ini memiliki banyak pohon cemara sehingga pengunjung kerap bersantai dengan menggelar tikar di bawahnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Jalan Jalan
4 Maskapai Disebut Ajukan Penerbangan Langsung China-Bali

4 Maskapai Disebut Ajukan Penerbangan Langsung China-Bali

Travel Update
Tarif Bus BST di Kota Solo Awal 2023, Tak Lagi Gratis

Tarif Bus BST di Kota Solo Awal 2023, Tak Lagi Gratis

Travel Update
Pendakian Gunung Raung via Kalibaru Buka Kembali 1 Februari 2023

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru Buka Kembali 1 Februari 2023

Travel Update
Panduan Lengkap ke Holeo Golf & Museum di Jakarta Barat

Panduan Lengkap ke Holeo Golf & Museum di Jakarta Barat

Travel Tips
Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia

Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia

Travel Update
Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Travel Tips
Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Travel Update
Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Jalan Jalan
Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Jalan Jalan
Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Jalan Jalan
Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Travel Update
Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Jalan Jalan
Mumi Tertua dan Telengkap Ditemukan Dekat Piramida di Saqqara, Mesir

Mumi Tertua dan Telengkap Ditemukan Dekat Piramida di Saqqara, Mesir

Travel Update
Semesta's Gallery, Tempat Healing Baru nan Nyaman di Jakarta Selatan

Semesta's Gallery, Tempat Healing Baru nan Nyaman di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+