Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tarif Masuk TN Komodo Rp 3,75 Juta Batal, Segini Harga Tiketnya

Kompas.com - 17/12/2022, 11:11 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan kenaikan tarif masuk Taman Nasional (TN) Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp 3,75 juta dibatalkan. 

Sebelumnya, kenaikan tarif tersebut direncanakan akan berlaku bagi pengunjung mulai Januari 2023.

"(Kenaikan tarif TN Komodo) Sudah ditarik dan dibatalkan," tutur Sandiaga Uno saat ditemui Kompas.com dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di sebuah hotel di Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2022). 

Baca juga

Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina juga mengonfirmasi bahwa saat ini dan hingga tahun depan, tarif masuk kawasan TN Komodo masih sama, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

"Iya, masih sama. Belinya itu on site," kata Shana dalam kesempatan tersebut.

Tarif masuk TN Komodo saat ini

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku Pada Kementerian Kehutanan, tarif tiket masuk Taman Nasional Komodo terbagi atas beberapa kategori sebagai berikut:

  • Tiket masuk Taman Nasional Komodo

Harga tiket masuk Taman Nasional Komodo untuk warga negara asing (WNA) pada hari Senin-Sabtu mulai dari Rp 150.000 per orang. Pada hari Minggu atau libur nasional harganya menjadi mulai dari Rp 225.000 per orang.

Sementara itu, harga tiket masuk Taman Nasional Komodo untuk wisatawan nusantara (wisnus) pada hari Senin-Sabtu mulai dari Rp 5.000, dan pada hari Minggu atau hari libur nasional lainnya mulai dari Rp 7.500.

Ilustrasi pulau Komodocanva.com Ilustrasi pulau Komodo

  • Harga paket trekking dan wildlife viewing di Taman Nasional Komodo

Aktivitas trekking dan pengamatan satwa (wildlife viewing) di Taman Nasional Komodo harus dibeli satu paket.

Tarif trekking mulai dari Rp 5.000 per orang, dan tarif wildlife viewing mulai dari Rp 10.000 per orang.

Baca juga: Museum Niang Komodo NTT: Aktivitas, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Nantinya wisatawan dapat melihat kehidupan satwa di sejumlah lokasi, termasuk Loh Liang di Pulau Komodo, Loh Buaya di Pulau Rinca, dan Padar Selatan di Pulau Padar.

  • Tarif snorkeling dan diving di Taman Nasional Komodo

Wisatawan yang ingin snorkeling di Pink Beach Pulau Komodo, Siaba Besar, dan Tatawa, akan dikenakan tarif mulai dari Rp 15.000 per orang.

Foto : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno bersama dengan Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung bercengkerama langsung dengan satwa air langka, Ikan Manta di perairan Taman Nasional Komodo, Sabtu (30/10/2022).Dokumen Kemenparekraf Foto : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno bersama dengan Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung bercengkerama langsung dengan satwa air langka, Ikan Manta di perairan Taman Nasional Komodo, Sabtu (30/10/2022).

Sementara itu, untuk aktivitas diving, lokasinya ada di Batu Bolong, Crystal Rock, Karang Makassar, dan Cannibal Rock. Tarif diving mulai dari Rp 25.000 per orang.

  • Sport fishing di Taman Nasional Komodo

Aktivitas memancing ini harus dilakukan dengan pendampingan petugas Balai Taman Nasional Komodo, dan atas izin khusus serta pengurusan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI). Tarifnya adalah mulai dari Rp 25.000 per orang.

  • Fotografi di Taman Nasional Komodo

Wisatawan juga bisa mengambil gambar termasuk melakukan pemotretan satwa malam hari (nokturnal) dengan pendampingan khusus perugas Balai Taman Nasional Komodo. Aktivitas fotografi ini dikenakan tarif mulai dari Rp 250.000 per orang.

Tiket bisa dibeli langsung di kawasan masuk TN Komodo. Nantinya, wisatawan akan diberi lembaran tiket berbeda untuk setiap aktivitas yang akan dilakukan.

Baca juga: Menerbangkan Drone di Kawasan TN Komodo Harus Punya Surat Izin

"Belinya itu on site, jadi masing-masing kegiatan ada tiketnya berbeda,"

Agar tidak kebingungan, kata Shana, ke depannya sedang direncanakan pula untuk lebih menyederhanakan tiket ini agar terintegrasi dan memudahkan wisatawan.

"Nah itu kan banyak tiketnya, saya aja bingung, ini yang akan kita sederhanakan," ujar dia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com