Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Tips ke Agrowisata Gunung Mas di Puncak Bogor, Bawa Baju Hangat

Kompas.com - 06/01/2023, 07:06 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Agrowisata Gunung Mas termasuk salah satu tempat healing di Bogor lantaran menawarkan pemandangan alam, khususnya hamparan kebun teh.

Lokasinya di di Jalan Raya Puncak Gadog Km 8, Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca juga:

 

Tempat ini menawarkan beragam daya tarik, mulai dari glamping (glamour camping) di dekat sungai, fun off-road, hingga tea bridge.

Sebelum berwisata ke tempat ini, pengunjung sebaiknya mengetahui cuaca dan keadaan di sekitarnya guna menyesuaikan dengan barang-barang yang hendak dibawa. Berikut tips selengkapnya.

 

Tips wisata ke Agrowisata Gunung Mas

1. Bawa baju hangat

Ilustrasi jaket untuk mendaki gunungDok. shutterstock Ilustrasi jaket untuk mendaki gunung

Manager Agrowisata PTPN M.Reza P.D.P mengatakan, Agrowisata Gunung Mas berada di dataran tinggi sehingga temperatur udaranya cenderung dingin, apalagi saat malam hari.

Oleh karena itu, Reza menyarankan pengunjung yang ingin staycation atau menginap di glamping untuk membawa baju hangat supaya tidak kedinginan.

"Yang pasti karena kita di lokasi kebun teh, kalau malam cuacanya sangat dingin," kata Reza saat dihubungi oleh Kompas.com pada Kamis (22/12/2022).

Reza mengatakan, khusus untuk pengunjung yang menginap di penginapan VIP, sudah ada fasilitas penghangat ruangan yang bisa digunakan saat malam hari.

Baca juga:

2. Bawa obat-obatan

Selain membawa baju hangat, Reza juga menyarankan pengunjung yang menginap di kawasan Agrowisata Gunung Mas untuk membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan.

Hal ini penting untuk diperhatikan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya sakit.

 

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com