Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2,67 Juta Orang Gunakan Kapal Penyeberangan Selama Libur Akhir Tahun

Kompas.com - 09/01/2023, 07:31 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat 2,65 juta penumpang dan 654.000 unit kendaraan selama periode libur akhir tahun, mulai Sabtu (17/12/2022) hingga Rabu (4/1/2023).

Pantauan dilakukan di 10 lintasan nasional di seluruh Indonesia.

Baca juga: 10 Tips Naik Kapal Feri bagi Pemula yang Wajib Diketahui

Trafik penumpang disebut naik 40 persen dibandingkan tahun lalu, yang hanya mencapai 1,89 juta penumpang. Salah satu penyebab utamanya adalah karena situasi Covid-19 yang melandai.

"Pada periode Nataru ini dan berbarengan dengan pencabutan status PPKM oleh Presiden Joko Widodo, masyarakat antusias kembali melakukan perjalanan liburan akhir tahun, yang juga berbarengan dengan masa libur anak sekolah," ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin dalam keterangannya, seperti dikutip Antara, Minggu (8/1/2023).

Baca juga: Beda Kapal Ferry Express dan Reguler, Jangan Salah Pilih 

Adapun 10 lintasan nasional tersebut antara lain Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Hunimua-Waipirit, Tanjung Kelian-Tanjung Api-api, Bitung-Ternate, Bajoe-Kolaka, Kupang-Rote, dan Ajibata-Ambarita.

Sementara total kendaraan yang menyeberang mencapai 654.000 kendaraan, naik 22,6 persen dibandingkan periode sama pada tahun lalu, yakni sebanyak 533.000 unit.

Baca juga: Cara Beli Tiket Kapal Laut Merak-Bakauheni, Wajib Online 

Dari angka tersebut, jumlah roda dua mencapai 159.009 unit atau naik 42,12 persen dibandingkan 2021 yang hanya 112.009 unit dan roda empat 495.000 unit atau naik 17,44 persen dari 421.000 unit pada tahun lalu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Puncak arus mudik dan arus balik

Menurut Shelvy, puncaknya terjadi pada 23 Desember dengan total penumpang yang menyeberang mencapai 164.711 orang.

Mobil mengantre memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Banten (KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)
(KOMPAS.com/Nabilla Tashandra) Mobil mengantre memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Banten (KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)

Angka ini naik 51 persen dibandingkan 2021 yang hanya mencapai 108.879 orang.

"Dan total kendaraan sebanyak 40.160 unit atau naik 32 persen dibandingkan realisasi produksi tahun lalu sebanyak 30.511 unit," tuturnya.

Baca juga: 4 Tips Naik Kapal ke Nusa Penida Bali, Berangkat Pukul 09.00 Pagi

Sedangkan puncak arus balik terjadi pada 2 Januari 2023 dengan penumpang yang menyeberang sebanyak 145.000 orang atau naik 18 persen dibandingkan tahun 2021 sebanyak 123.000 orang.

Sementara total kendaraannya mencapai 35.245 unit atau naik 8 persen dibandingkan tahun lalu, sebanyak 32.594 unit.

Baca juga: Harga Tiket Kapal Laut Merak-Bakauheni Terbaru

Penggunaan mobil pribadi masih menjadi andalan pengguna jasa kapal penyeberangan di tengah endemi Covid-19. Ini terutama terlihat di lintasan tersibuk Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Salah satu penyebabnya adalah akses jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera yang membuat pergerakan darat kian cepat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggapi Larangan Study Tour, Menparekraf: Boleh Asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan Study Tour, Menparekraf: Boleh Asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com