Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Aktivitas Seru di Museum Tekstil, Ikut Kelas Membatik

Kompas.com - 20/05/2023, 06:19 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bila mencari tempat wisata keluarga di sekitaran Jakarta yang aksesnya gampang, murah, dan punya sederet aktivitas menarik, datanglah ke Museum Tekstil yang lokasinya tidak jauh dari Stasiun Tanah Abang.

Tarif masuknya pun terbilang ramah di kantong, sebab hanya Rp 5.000 untuk dewasa, Rp 3.000 untuk mahasiswa, dan Rp 2.000 untuk anak-anak.

Baca juga:

Museum yang diresmikan tahun 1976 itu menyimpan aneka koleksi tekstil dari seluruh daerah Nusantara, termasuk batik, songket, tenun, hingga berbagai macam selendang.

"Museum Tekstil memiliki sekitar 2500 koleksi dari seluruh Indonesia, di mana setiap pamerannya itu berbeda-beda, sesuai dengan temanya."

" Untuk saat ini temanya adalah Tekstil Nusantara, yang tak hanya batik saja tapi juga kain tenun," jelas Pemandu Museum Tekstil, Edi, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu (6/5/2023).

Tertarik berkunjung ke sini? Yuk simak aktivitas menarik apa saja yang bisa kamu lakukan di Museum Tekstil.

Aktivitas di Museum Tekstil

1. Melihat ratusan koleksi kain batik

Koleksi kain batik di Museum Tekstil, Jakarta BaratKompas.com/Wasti Samaria Simangunsong Koleksi kain batik di Museum Tekstil, Jakarta Barat

Museum Tekstil punya ruang khusus bernama Galeri Batik yang menyimpan puluhan jenis kain batik dari seluruh daerah di Tanah Air.

Ada batik dari Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan masih banyak lagi yang dikelompokkan dalam ruang berbeda.

Baca juga: 5 Tips Berkunjung ke Museum Tekstil, Bawa Uang Tunai

Selain kain, di sini juga terdapat satu ruang bernama "Interior" yang memamerkan satu set lengkap tempat tidur beserta sofa dengan pelapis kain batik.

Pengunjung juga bisa melihat beberapa contoh tanaman kering dan bahan pendukung lain untuk menghasilkan warna alami pada kain, seperti kayu secang, kulit kayu mahoni, kulit kayu terigi, dan pasta indigofera.

2. Ikut kelas membatik dan jejumputan

Pendopo Batik di Museum TekstilKompas.com/Wasti Samaria Simangunsong Pendopo Batik di Museum Tekstil

Setelah melihat koleksi aneka tekstil, pengunjung bisa ikut workshop membatik dan membuat jumputan, yang ada di Pendopi Batik.

Adapun jumputan adalah pembuatan motif kain dengan metode ikat celup. 

"Untuk biaya membatik dan jumputan, dikenakan biaya penggantian material, Rp 40.000 (harga) untuk semuanya sama," jelas Edi.

Baca juga: 8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Pengelola juga sudah menyediakan aneka pola batik, kain ukuran 40X40 sentimeter, lilin dan segala hal yang diperlukan untuk membuat motif batik, dari awal hingga akhir dan bisa dibawa pulang.

3. Fitting baju pakai teknologi Kecerdasan Buatan (AI)

Simulasi mengenakan batik di Kids Zone, Museum Tekstil, Sabtu (6/5/2023)Kompas.com/Wasti Samaria Simangunsong Simulasi mengenakan batik di Kids Zone, Museum Tekstil, Sabtu (6/5/2023)

Memasuki bangunan utama museum, tepatnya di Kids Zone, jangan lupa mencoba pengalaman fitting baju setelan batik menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Simulasi mencoba batik ini disajikan menarik dan interaktif, sebab pada layar akan tersedia pula informasi seputar batik yang dikenakan oleh pengunjung.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com