Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas Travel Fair 2023 Digelar 1-3 September, Tawarkan Area Domestik Baru

Kompas.com - 04/08/2023, 16:13 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

KOMPAS.com - Kompas Travel Fair (KTF) 2023 akan berlangsung pada awal September 2023, tepatnya dari Jumat (1/9/2023) sampai Minggu (3/9/2023) di Hall 5-6 ICE BSD di Kabupaten Tangerang, Banten. Pameran ini dibuka dari pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB. 

Dalam pameran perjalanan yang sudah menginjak usia satu dekade ini, Harian Kompas bekerja sama dengan Bank Mandiri dan Bank OCBC NISP.

Baca juga:

"Kompas Travel Fair tahun ini yang berbeda karena memang di-support (didukung) oleh multi-bank, jadi ada dua bank yang akan support kami, yang pertama adalah Mandiri dan OCBC NISP. Tentu dari sisi penawaran akan lebih menarik," terang Integrated Sales Manager Harian Kompas, Diana Eka Puspitasari saat soft launching Kompas Travel Fair 2023 di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2023). 

Tidak hanya itu, Diana melanjutkan bahwa pameran perjalanan ini tidak hanya menjual atau menginformasikan program-program outbound (ke luar negeri), tapi juga inbound (ke dalam negeri). 

Ilustrasi wisatawan mancanegara di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi wisatawan mancanegara di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"Jadi area domestik jadi area yang menarik juga, ini adalah area baru yang cukup besar yang kita coba provide (sediakan) di tahun 2023 ini," tuturnya.

Mengusung tagline "Yuk Berangkat", Kompas Travel Fair 2023 akan menghadirkan booth-booth dari agen perjalanan, perlengkapan perjalanan, tourism board, transportasi, gadget, kapal pesiar, gaya hidup, fesyen, wisata halal, desa wisata, hotel dan akomodasi, serta maskapai penerbangan.

Diana menyebut, maskapai penerbangan yang bisa dijumpai di pameran perjalanan ini, antara lain Garuda Indonesia, ANA, Philippine Airlines, Citilink, Oman Air, Jetstar, Singapore Airlines, Qatar Airways, Eva Air, dan Flynas.

Baca juga:

Halaman:


Terkini Lainnya

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com