Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/09/2023, 11:42 WIB
Syarifudin,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

BIMA, KOMPAS.com - Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang memanjakan mata.

Salah satu destinasi wisata alam yang sering dikunjungi adalah Pantai Kolo. 

Selain dimanjakan dengan panorama laut birunya, terumbu karang di pantai yang terletak di Kelurahan Kolo ini juga daya tarik tersendiri.

Baca juga: 5 Wisata Religi di Lombok Barat NTB, Ada Makam di Tengah Laut

Pantai Kolo bersebelahan dengan Benteng Asakota yang merupakan pintu masuk teluk Bima. Di sebelah utara pantai tersebut terdapat hamparan laut lepas dengan pemandangan gunung yang berjajar di sekelilingnya.

Karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan pusat kota, pantai ini relatif mudah untuk dijangkau, yakni lebih-kurang 2 kilometer atau sekitar 20 menit dari pusat Kota Bima. 

Menjadi salah satu wisata unggulan di Bima membuat destinasi ini terus dipoles dan dilengkapi fasilitas baru agar lebih memadai. 

"Pantai Kolo ini merupakan salah satu kawasan strategis yang kami tetapkan sebagai destinasi wisata."

"Untuk itu, konsepnya terus dikembangkan, terutama melengkapi fasilitas dan prasarana yang memadai," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima, Muhammad Natsir saat dihubungi Kompas.com, Rabu (27/9/2023).

Baca juga: 9 Tempat Beli Oleh-oleh di Lombok, Traveler Wajib Tahu

Harga tiket masuk Pantai Kolo

Dengan tiket masuk Rp 3.000, para pengunjung dapat melakukan kegiatan menyelam dengan snorkeling sambil menikmati keindahan terumbu karang dan ikan warna-warni dibawah laut.

Air laut di Pantai Kolo ini juga terbilang aman dan ramah untuk anak-anak, karena ombaknya tak terlalu besar dan cocok untuk bermain air ataupun berenang.

Pengunjung juga bisa menyewa pelampung dengan tarif Rp 10.000.

Baca juga: Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Sementara tarif parkir dipatok Rp 2.000 dan sewa gazebo Rp 10.000.

Para pengunjung juga dapat menysusuri laut dengan menyewa perahu yang telah disediakan dengan harga cukup terjangkau.

Jika ingin menginap, tersedia pula tujuh pondok wisata unyuk bermalam.

Tarifnya bervariasi, berkisar antara Rp 250.000-Rp 350.000 per malam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com