Gunung Agung Masih Aman, Destinasi Seru di Bali Ini Bisa Jadi Pilihan - Kompas.com
BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan OPPO

Gunung Agung Masih Aman, Destinasi Seru di Bali Ini Bisa Jadi Pilihan

Aningtias Jatmika
Kompas.com - 09/01/2018, 12:37 WIB
Sejumlah warga menyaksikan asap disertai abu vulkanis keluar dari kawah Gunung Agung yang masih berstatus awas, di Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (9/12/2017). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak Jumat lalu mengamati beberapa kali terjadi letusan bersifat efusif sesaat yang disertai hembusan asap dan abu vulkanis hingga ketinggian 2.000 meter dari kawah Gunung Agung.ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA Sejumlah warga menyaksikan asap disertai abu vulkanis keluar dari kawah Gunung Agung yang masih berstatus awas, di Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (9/12/2017). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak Jumat lalu mengamati beberapa kali terjadi letusan bersifat efusif sesaat yang disertai hembusan asap dan abu vulkanis hingga ketinggian 2.000 meter dari kawah Gunung Agung.

KOMPAS.comBali memang tak pernah kehabisan cerita. Keindahan alam, kekayaan budaya lokal, dan keramahan penduduk sekitar membuat Bali menjadi destinasi yang tak akan membosankan untuk dikunjungi.

Tak perlu khawatir dengan Gunung Agung yang masih sesekali erupsi. Jika kita tetap mengikuti imbauan, Bali sesungguhnya masih aman. Hal ini bahkan telah dibuktikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada Jumat (22/12/2017) lalu, Jokowi terlihat mengunjungi kawasan Kuta, Bali. Dalam vlog-nya, Jokowi menyebut kondisi Bali saat ini aman. Wisatawan tak perlu khawatir untuk datang berwisata ke Bali.

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke kawasan Kuta Bali pada Jumat (22/12/2017) untuk memastikan bahwa pariwisata Bali masih aman meski Gunung Agung tengah erupsi Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke kawasan Kuta Bali pada Jumat (22/12/2017) untuk memastikan bahwa pariwisata Bali masih aman meski Gunung Agung tengah erupsi

Namun, jika ingin mencoba pengalaman baru, sejumlah destinasi seru di wilayah Bali bagian barat dan timur juga menarik untuk disambangi. Destinasi-destinasi ini pun berada dalam radius yang masih aman dari jangkauan. Berikut ulasannya.

1. Pura Ulun Danu Beratan

Berjarak lebih dari 90 kilometer dari Gunung Agung, obyek wisata ini tentu sangat aman dikunjungi. Pura Ulun Danu dan Danau Beratan berada di Desa Candikuning, Baturiti. Lokasinya terletak di jantung Pulau Bali, sekitar 50 kilometer ke arah utara dari Denpasar.

Dalam kompleks Pura Ulun Danu terdapat lima candi, yaitu Candi Agung Penataran, Pura Dalem Purwa, Pura Taman Beiji, Pura Lingga Petak, dan Pura Prajapati, serta satu stupa Buddha.

Pura Lingga Petak menjadi spot foto yang paling digemari. Sebab, gambarnya terpampang dalam uang kertas pecahan Rp 50.000.

Secara geografis, Pura Ulun Danu Beratan terletak di dataran tinggi, yakni sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, dan dikelilingi pemandangan yang indah dari bentang Pegunungan Batur. Jadi, jika Anda tak kuat dengan udara dingin, siapkan baju yang lebih tebal, ya!

Wisatawan berfoto di Pura Ulun Danu BeratanAningtias Jatmika Wisatawan berfoto di Pura Ulun Danu Beratan

2. Tirta Gangga

Tirta Gangga disebut-sebut sebagai istana air dan merupakan tempat beristirahat Raja Karangasem. Dari banyaknya kolam, ada dua kolam khusus yang disediakan untuk pengunjung. Dua kolam ini punya air yang dingin dan jernih.

Dengan mata air alami yang dingin, udara yang sejuk, pemandangan yang cantik, lengkap sudah Tirta Gangga disebut sebagai istana peristirahatan dan bersantai bagi raja.

Lokasinya yang berada di Kabupaten Karangasem ini memang masih dalam radius 12 kilometer dari Gunung Agung. Meski aman, Anda tetap harus berhati-hati dan selalu patuhi imbauan dari pihak terkait.

Obyek Wisata Tirta Gangga di Karangasem, Bali.KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Obyek Wisata Tirta Gangga di Karangasem, Bali.

3. Taman Ujung Karangasem

Sesuai namanya, Taman Ujung berada di paling ujung wilayah Karangasem. Lokasinya berada sekitar 25 kilometer dari puncak Gunung Agung. Tentu, ini masih aman untuk para wisatawan.

Taman Ujung merupakan tempat peristirahatan Raja Karangasem yang terakhir. Di dalamnya berdiri bangunan istana perpaduan Bali dan Eropa yang sangat cantik dengan kolam-kolam tertata apik. Tak heran jika lokasi ini menjadi spot favorit berfoto hingga pre-wedding.

Terdapat tiga kolam besar di taman ini. Dua kolam di sisi utara dan satu kolam di sisi selatan. Di tengah kolam selatan berdiri sebuah balai bengong tanpa dinding yang ditopang oleh tiang-tiang beton. Di sinilah Raja Karangasem sering menjamu tamu kerajaan.

Taman Ujung di Karangasem, Bali.KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Taman Ujung di Karangasem, Bali.

4. Desa Tenganan

Selain wisata alam dan religi, Bali juga menawarkan keramahan penduduk lokal dengan kearifan budayanya. Salah satunya dapat kita jumpai di Desa Tenganan di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Jaraknya pun masih cukup aman, yakni sekitar 15 kilometer dari puncak Gunung Agung.

Bisa dibilang, Desa Tenganan membuat kita dapat melihat Bali yang sesungguhnya. Desa ini tetap memegang teguh aturan adat dari leluhur di tengah arus perubahan zaman.

Masyarakat Tenganan mempunyai peraturan adat desa yang sangat kuat, yang mereka sebut dengan “awig-awig”. Peraturan ini sudah mereka tulis sejak abad ke-11 dan diperbarui pada tahun 1842 lalu.

Beberapa aturan di antaranya mengatur sistem pemerintahan, hak tanah dan hak sumber daya alam, perkawinan, pendidikan, serta upacara adat.

Walaupun sarana dan prasarana seperti listrik dan lain-lain masuk ke Desa Tenganan ini, rumah dan adat tetap dipertahankan seperti aslinya, dan tetap eksotis.

Desa Tenganan di Kabupaten Karangasem, Bali.BARRY KUSUMA Desa Tenganan di Kabupaten Karangasem, Bali.


5. Pantai Blue Lagoon

Tak lengkap rasanya jika ke Bali tanpa menjajal pasir pantainya. Pantai Blue Lagoon bisa menjadi pilihan berikutnya. Pantai ini berada di kawasan Padang Bai yang berjarak lebih dari 25 kilometer dari Gunung Agung.

Padang Bai sendiri lebih dikenal sebagai pelabuhan feri yang menuju Lombok. Sejumlah kapal cepat (fast boat) tujuan Gili Trawangan dan Nusa Penida juga bisa ditemukan di sini.

Pantai Blue Lagoon tidak seperti pantai wisata lainnya yang cenderung lebih mudah dijangkau. Untuk mencapai bibir pantai ini, para pengunjung harus berjalan menuruni tangga sekitar 5 menit. Meski membutuhkan tenaga ekstra, kelelahan Anda akan terbayar begitu sampai di sana.

Blue Lagoon dengan hamparan warna birunya sangat cocok untuk mencari ketenangan. Tidak terlalu "touristy" dan ramai seperti halnya Pantai Kuta atau Pandawa.

Di dekat Pantai Blue Lagoon, wisatawan juga bisa sekaligus berkunjung ke Pantai Padang Bai dan Pantai Bias Tugel. Namun, dibandingkan kedua pantai lainnya, Pantai Blue Lagoon memiliki karakteristik pasir putih yang lebih besar dan kasar.

Pantai Bias Tugel di Karangasem, Bali.TRIBUNBALI Pantai Bias Tugel di Karangasem, Bali.

Semua destinasi menarik ini bisa Anda jelajahi dengan perjalanan selama setidaknya 3 atau 4 hari. Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Sebab, Kompas.com dan OPPO F5 akan mengajak Anda berlibur gratis dalam program Take Me Anywhere 3 (TMA3) with OPPO F5 pada 8-11 Februari mendatang.

Untuk bisa mendapatkan kesempatan berlibur gratis bersama Kompas.com dan OPPO, kamu hanya perlu mengunggah foto selfie atau group selfie dengan tema "Unforgettable Journey". Pilih foto perjalanan liburan seru yang tak terlupakan untuk diunggah ke akun Instagram milikmu.

Take Me Anywhere 3 Take Me Anywhere 3


Jangan lupa, tuliskan caption yang paling menarik yang menceritakan perjalanan tersebut. Lalu, ajak minimal tiga teman dengan cara me-mention mereka di caption untuk ikut serta Photo Competition Take Me Anywhere 3.

Selama event TMA3 berlangsung, seluruh biaya akomodasi, konsumsi (tiga kali sehari), transportasi, serta paket wisata akan ditanggung oleh Kompas.com dan OPPO. Tak hanya itu, tiap peserta juga akan mendapatkan OPPO F5 secara cuma-cuma.

Photo Competition ini berlangsung sejak 12 Desember 2017 hingga 21 Januari 2018. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa membuka tautan ini.

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAningtias Jatmika
EditorDimas Wahyu
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM