Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal "Speciality Tea" dan Peluangnya di Indonesia

Kompas.com - 29/11/2018, 16:05 WIB
Silvita Agmasari,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia mungkin lebih dikenal dengan speciality coffee.  Sama halnya dengan kopi, industri teh dunia juga mengenal speciality tea alias teh unggulan.

"Speciality tea ini adalah teh yang mendapatkan proses spesial mulai dari penanaman, pemetikan, dan pemoresesan sehingga punya karakteristik teh yang berbeda," jelas Ratna Somantri ditemui di program bincang Distuptive Innovation in Tea Business, SIAl Interfood, JIExpo Kemayoran, Rabu (21/11/2018).

Ratna merupakan seorang konsultan teh, certified tea specialist, tea sommelier, dan penulis buku “Kisah & Khasiat Teh” dan “The Story in A Cup of Tea”, dan salah satu pendiri www.pasarteh.com.

Ratna menyebutkan tren dunia saat ini merujuk kepada speciality tea, meskipun di Indonesia speciality tea masih tergolong baru.

Direktur PT Mitra Kerinci (Liki Tea), Yosdian Adi Pramono menjelaskan pasar specility tea memang terbilang baru di Indonesia. Namun tetap dapat dipelajari dan memiliki peluang bisnis yang besar. 

ilustrasi teh hijauKMNPhoto ilustrasi teh hijau

"Dengan perkembangan tren anak-anak muda sekarang yang suka teh. Saya rasa ini peluang untuk mengedukasi pasar. Khususnya dengan speciality tea," ujar Ratna.

Sebagai pemain industri teh, Yosdian mengatakan saat ini produktivitas teh di Indonesia sedang mengalami penurunan. Namun di sisi lain ada pertumbuhan dalam konsumsi teh, terutama teh kemasan.

Indonesia sudah bukan produsen teh lima besar terbanyak di dunia, karena produksi yang turun dari 170.000 ton per tahun lima tahun lalu, menjadi 130.000 ton per tahun.

Speciality tea menurut Yosdian bukan hanya berpeluang untuk bisnis semata, tetapi untuk memperkenalkan teh Indonesia di internasional.

Ia menyebut tiap daerah di Indonesia, menghasilkan teh yang khas dan jika diproses dengan baik akan menjadi teh unggulan. Sama halnya seperti kopi-kopi unggulan Indonesia yang sudah mendunia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dua Bandara di Jateng Tak Lagi Berstatus Internasional, Kunjungan Wisata Tidak Terpengaruh

Dua Bandara di Jateng Tak Lagi Berstatus Internasional, Kunjungan Wisata Tidak Terpengaruh

Travel Update
Batal Liburan, Bisa Refund 100 Persen dari Tiket.com

Batal Liburan, Bisa Refund 100 Persen dari Tiket.com

Travel Update
Emirates Ajak Terbang Anak-anak Autisme, Wujud Layanan kepada Orang Berkebutuhan Khusus

Emirates Ajak Terbang Anak-anak Autisme, Wujud Layanan kepada Orang Berkebutuhan Khusus

Travel Update
Harga Tiket Masuk Terbaru di Scientia Square Park Tangerang

Harga Tiket Masuk Terbaru di Scientia Square Park Tangerang

Jalan Jalan
Ada 16 Aktivitas Seru di Scientia Square Park untuk Anak-anak

Ada 16 Aktivitas Seru di Scientia Square Park untuk Anak-anak

Jalan Jalan
Sungailiat Triathlon 2024 Diikuti 195 Peserta, Renang Tertunda dan 7 Peserta Sempat Dievakuasi

Sungailiat Triathlon 2024 Diikuti 195 Peserta, Renang Tertunda dan 7 Peserta Sempat Dievakuasi

Travel Update
Cara Akses Menuju ke Pendopo Ciherang Sentul

Cara Akses Menuju ke Pendopo Ciherang Sentul

Jalan Jalan
YIA Bandara Internasional Satu-satunya di Jateng-DIY, Diharapkan Ada Rute ke Bangkok

YIA Bandara Internasional Satu-satunya di Jateng-DIY, Diharapkan Ada Rute ke Bangkok

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Menginap di Pendopo Ciherang Sentul Bogor

Harga Tiket Masuk dan Menginap di Pendopo Ciherang Sentul Bogor

Jalan Jalan
Pendopo Ciherang, Restoran Tepi Sungai dengan Penginapan

Pendopo Ciherang, Restoran Tepi Sungai dengan Penginapan

Jalan Jalan
Cara Urus Visa Turis ke Arab Saudi, Lengkapi Syaratnya

Cara Urus Visa Turis ke Arab Saudi, Lengkapi Syaratnya

Travel Update
Pendaki Penyulut 'Flare' di Gunung Andong Terancam Di-'blacklist' Seumur Hidup

Pendaki Penyulut "Flare" di Gunung Andong Terancam Di-"blacklist" Seumur Hidup

Travel Update
10 Tempat Wisata Indoor di Jakarta, Cocok Dikunjungi Saat Cuaca Panas

10 Tempat Wisata Indoor di Jakarta, Cocok Dikunjungi Saat Cuaca Panas

Jalan Jalan
Rute Transportasi Umum dari Cawang ke Aeon Deltamas

Rute Transportasi Umum dari Cawang ke Aeon Deltamas

Travel Tips
Australia Kenalkan Destinasi Wisata Selain Sydney dan Melbourne

Australia Kenalkan Destinasi Wisata Selain Sydney dan Melbourne

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com