Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jak-Japan Matsuri 2019, Ketika Pencak Silat dan Karate Satu Panggung

JAKARTA,Kompas.com - Kedutaan Besar Jepang di Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelengaraan Jak-Japan Matsuri (JJM) 2019.  

“Digelarnya acara ini untuk yang ke-11 kalinya, menandakan hubungan baik antara kedua belah negara dengan sejarah yang panjang,” kata GubernurDKI Jakarta Anies Baswedan di acara pembukaan Jak-Japan Matsuri 2019, kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (7/9/2019). 

Anies menjelaskan acara tahun ini lebih mengedepankan interaksi dari masyarakat yang datang ke JJM 2019. 

“Hubungan antar negara yang kita tau ada tiga komponen yakni antar bisnis, antar pemerintahan dan antar masyarakat. Secara bisnis dan pemerintahan sudah terjadi hubungan yang baik,” ujar Anies.

Terakhir ia menyampaikan harapannya dengan diselenggarakan JJM 2019, interaksi antara masyarakat Indonesia dan Jepang dapat semakin baik dan erat.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakabayashi selaku Direktur Kebudayaan dan Pendidikan Kedutaan Besar Jepang sekaligus Wakil Komite Jak-Japan Matsuri 2019. Ia menyatakan bahwa acara ini merupakan upaya pengenalan budaya kedua belah pihak.

“Jadi tujuan dari acara ini tidak hanya untuk mengenalkan budaya jepang ke masyarakat Indonesia, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat Jepang untuk memahami budaya Indonesia,” kata Wakabayashi saat diwawancarai KompasTravel, sabtu ( 7/9/2019).

Pengenalan budaya kepada masyarakat Indonesia dan Jepang diselenggarakan dalam satu acara. Wakabayashi memberi contoh bela diri tarung derajat dan judo dijadikan satu acara. Ada pula karate dan pencak silat anak-anak yang juga menjadi satu acara.

"Setelah selesai menampilkan gaya bertarung masing-masing, mereka akan mengajari satu sama lain dengan harapan saling mengenal budaya antar kedua negara dari kecil,” ujar Wakabayashi.

Interaksi budaya Jepang dan Indonesia juga dapat dilihat dalam satu panggung. Ketika tarian ala Bali, Aceh dan Betawi menyelingi penampilan budaya khas Jepang.

Selain itu kamu bisa menemukan stand yang menjual barang-barang khas Betawi di tengah acara kebudayaan Jepang. Makanan yang tersedia disipun merupakan kuliner khas dari kedua negara.

Ada juga stand membatik yang merupakan bentuk kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta. Di acara ini orang Indonesia maupun Jepang dapat belajar membatik.

https://travel.kompas.com/read/2019/09/08/110459927/jak-japan-matsuri-2019-ketika-pencak-silat-dan-karate-satu-panggung

Terkini Lainnya

Turis Asing Diduga Bikin Sekte Sesat di Bali, Sandiaga: Sedang Ditelusuri

Turis Asing Diduga Bikin Sekte Sesat di Bali, Sandiaga: Sedang Ditelusuri

Travel Update
Ada Pembangunan Eskalator di Stasiun Pasar Senen, Penumpang Bisa Berangkat dari Stasiun Jatinegara

Ada Pembangunan Eskalator di Stasiun Pasar Senen, Penumpang Bisa Berangkat dari Stasiun Jatinegara

Travel Update
Hotel Ibis Styles Serpong BSD CIty Resmi Dibuka di Tangerang

Hotel Ibis Styles Serpong BSD CIty Resmi Dibuka di Tangerang

Hotel Story
10 Mal di Thailand untuk Belanja dan Hindari Cuaca Panas

10 Mal di Thailand untuk Belanja dan Hindari Cuaca Panas

Jalan Jalan
Menparekraf Susun Peta Wisata Berbasis Storytelling di Yogyakarta, Solo, dan Semarang

Menparekraf Susun Peta Wisata Berbasis Storytelling di Yogyakarta, Solo, dan Semarang

Travel Update
Waisak 2024, Menparekraf Targetkan Gaet hingga 300.000 Wisatawan

Waisak 2024, Menparekraf Targetkan Gaet hingga 300.000 Wisatawan

Travel Update
3 Bulan Lagi, Penerbangan Langsung Thailand-Yogyakarta Akan Dibuka

3 Bulan Lagi, Penerbangan Langsung Thailand-Yogyakarta Akan Dibuka

Travel Update
Jelang Waisak 2024, Okupansi Hotel di Area Borobudur Terisi Penuh

Jelang Waisak 2024, Okupansi Hotel di Area Borobudur Terisi Penuh

Hotel Story
iMuseum IMERI FKUI Terima Kunjungan Individu dengan Pemandu

iMuseum IMERI FKUI Terima Kunjungan Individu dengan Pemandu

Travel Update
9 Wisata Malam di Jakarta, dari Taman hingga Aquarium

9 Wisata Malam di Jakarta, dari Taman hingga Aquarium

Jalan Jalan
Jangan Sembarangan Ambil Pasir di Pulau Sardinia, Ini Alasannya

Jangan Sembarangan Ambil Pasir di Pulau Sardinia, Ini Alasannya

Travel Update
6 Cara Cegah Kehilangan Koper di Bandara, Simak Sebelum Naik Pesawat

6 Cara Cegah Kehilangan Koper di Bandara, Simak Sebelum Naik Pesawat

Travel Tips
Maskapai Penerbangan di Australia Didenda Rp 1,1 Miliar karena Penerbangan Hantu

Maskapai Penerbangan di Australia Didenda Rp 1,1 Miliar karena Penerbangan Hantu

Travel Update
China Terapkan Bebas Visa untuk 11 Negara di Eropa dan Malaysia

China Terapkan Bebas Visa untuk 11 Negara di Eropa dan Malaysia

Travel Update
Pelepasan 40 Bhikku Thudong untuk Waisak 2024 Digelar di TMII

Pelepasan 40 Bhikku Thudong untuk Waisak 2024 Digelar di TMII

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke