Kompas.com - 07/08/2013, 10:53 WIB
Petugas membantu pengunjung Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, mengenakan sarung batik bermotif Pintu Ratna, Selasa (21/8/2012). Pengelola Taman Wisata Candi Prambanan mulai mewajibkan setiap pengunjung mengenakan sarung batik tersebut sebagai salah satu bentuk penghormatan terhadap tempat sakral bagi umat Hindu tersebut serta untuk melestarikan batik. Pada tahap awal, pengelola tempat itu menyiapkan 5.000 helai sarung batik untuk mendukung program Sarungisasi tersebut.  KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPetugas membantu pengunjung Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, mengenakan sarung batik bermotif Pintu Ratna, Selasa (21/8/2012). Pengelola Taman Wisata Candi Prambanan mulai mewajibkan setiap pengunjung mengenakan sarung batik tersebut sebagai salah satu bentuk penghormatan terhadap tempat sakral bagi umat Hindu tersebut serta untuk melestarikan batik. Pada tahap awal, pengelola tempat itu menyiapkan 5.000 helai sarung batik untuk mendukung program Sarungisasi tersebut.
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Taman Wisata Candi Borobudur dan Prambanan masih tetap memberlakukan pemakaian kain sarung batik kepada wisatawan yang naik  ke Candi Borobudur maupun Prambanan pada masa libur Lebaran 2013.

"Sejak beberapa tahun terakhir ini memang wisatawan yang berkunjung dan naik di kedua candi tersebut diharuskan memakai kain sarung batik yang disediakan oleh pengelola taman wisata tersebut,"kata Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWCBPRB), Poernomo Siswoprasetjo di Yogyakarta, Rabu (7/8/2013).

Menurut Poernomo, kebijakan tersebut sebagai upaya untuk memberikan penghargaan bagi situs Candi Borobudur di  Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dan Candi Prambanan di wilayah perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai World Cultural Heritage.

"Meskipun  jumlah wisatawan yang berkunjung  di kedua candi tersebut pada libur Lebaran tahun ini diprediksi meningkat namun kami siap melayani mereka dengan menyediakan kain sarung batik yang jumlahnya  mencukupi," katanya.

Kain sarung batik yang disediakan yaitu untuk dewasa berukuran 140 x 60 cm dan anak-anak ukurannya 100 x 40 cm. Setiap pengunjung seusai membeli tiket tanda masuk akan diberikan sehelai kain sarung dan dibantu petugas dalam memakainya. "Setelah turun dari kawasan Candi Borobudur dan Prambanan, maka kain tersebut diserahkan kembali kepada  petugas yang berjaga di pintu keluar," katanya.

Poernomo mengatakan, pada musim libur Lebaran 2013 pihaknya siap menyambut kunjungan wisatawan di Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko maupun di Teater Sendratari Ramayana.

"Pengelola juga sudah melakukan pembenahan fasilitas  serta meningkatkan  pelayanan, kenyamanan  dan keamanan. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sejumlah atraksi kesenian tradisional untuk menghibur pengunjung," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.