Wah, "Traveling" Bisa Kurangi Emisi Karbon Dioksida

Kompas.com - 18/03/2014, 09:04 WIB
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisman di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
JAKARTA, KOMPAS.com — Industri pariwisata dunia merupakan sektor yang bisa berperan langsung dalam mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) hingga 5 persen. Hal ini menjadi salah satu poin yang dibahas pada Forum Komunikasi Pembangunan Berkelanjutan di Bidang Kepariwisataan di Jakarta, Senin (17/3/2014).

Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Firmansyah Rahim mengatakan, upaya pengurangan emisi karbon bisa dilakukan melalui prediksi dalam penggunaan energi.

"Jika kita tidak menggunakan energi yang besar, kira-kira berapa pengurangan emisi karbon yang tercapai," ujarnya.

Sementara itu, pelaku industri pariwisata bisa terlibat langsung dalam upaya pengurangan emisi karbon. Seperti dituturkan oleh Koordinator Divisi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Dewan Nasional Perubahan Iklim, Amanda Katili Niode.

"Yang paling penting ramah energi, menggunakan makanan lokal, limbahnya diolah, dan bisa juga dengan menerapkan konsep green building untuk jangka panjang," tuturnya.

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu menyampaikan, pembangunan pariwisata berkelanjutan akan lebih menguntungkan secara ekonomi. Walaupun baru terasa dalam jangka panjang.

"Sebagai contoh, hotel yang menggunakan konsep eco green. Biayanya memang lebih mahal di awal, tetapi secara jangka panjang biaya operasionalnya akan lebih murah," tuturnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorI Made Asdhiana
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X