Kompas.com - 26/03/2014, 15:23 WIB
EditorI Made Asdhiana
PURBALINGGA, KOMPAS.com - Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, memiliki sedikitnya enam curug atau air terjun. Pegiat wisata di desa itu berharap, Pemkab Purbalingga mengembangkan sejumlah air terjun itu sehingga tujuan wisata yang menarik.

Ketua Paguyuban Wisata Purbalingga (Wisbangga), Safei  menyimpan obsesi, suatu saat nanti Desa Tanalum akan menjadi ikon utama pariwisata Purbalingga. Dia yakin, obsesi itu bakal terwujud, mengingat desa itu memiliki sejumlah obyek wisata yang sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai wisata petualangan.

“Kami sudah melakukan survei dan membandingkan dengan sejumlah tempat sejenis di Jawa dan luar Jawa, potensi air terjun Tanalum sangat prospektif dan layak dikembangkan. Ini kelasnya tidak hanya nasional, tetapi malah internasional,” ujar Safei, di Purbalingga, Jumat (21/3/2014).

Safei menjelaskan, di Tanalum terdapat curug yang menarik dan potensial yakni Aul, Karang, Sendang, Gogot, Panyatan, Nagasari, dan Lampeng. “Kami usulkan untuk pengembangan wisata curug ini tetap berwawasan lingkungan. Jalan tembus menuju sejumlah curug ini sudah ada. Pemkab hanya perlu memberikan dukungan infrastruktur jalan, TIC (Tourism Information Centre), serta promosi yang gencar,” paparnya.

Menurut Safei, Wisbangga dengan dukungan Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Purbalingga telah melakukan pelatihan terhadap sejumlah warga di sekitar curug sebagai embrio terbentuknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Kami imbau kepada para pemuda di sekitar curug, agar curug tersebut tidak dikelola investor, tetapi dikelola pihak desa melalui Pokdarwis saja. Jika nantinya sudah berkembang, tentunya akan mampu menggerakkan perekonomian di desa,” katanya.

Selain curug, lanjut Safei, pihaknya juga mengusulkan wahana wisata camp side, yakni wisata berkemah di kompleks obyek wisata Goa Lawa. “Wisata berkemah sudah mulai dikembangkan oleh sejumlah operator swasta, hanya dengan modal awal sekitar Rp 100 juta, mampu menyedot wisatawan kelas menengah ke atas. Kami yakin, dalam waktu tidak terlalu lama, modal tersebut sudah kembali,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disbudparpora Purbalingga, Prayitno mengatakan, pihaknya siap mengembangkan potensi wisata curug di Tanalum dan camp side Goa Lawa.

Prayitno berharap Pemkab dapat menganggarkan dana pada tahun 2015 untuk mendukung infrastruktur jalan menuju curug Tanalum. “Pengembangan sebuah destinasi wisata baru tidak bisa dilepaskan dengan dukungan infrastruktur jalan. Di sisi lain promosi wisata yang gencar melalui berbagai event serta kesempatan pameran juga sangat diperlukan,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

Travel Tips
Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.