Kompas.com - 20/11/2014, 14:52 WIB
Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang. BARRY KUSUMAOmbak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang.
EditorI Made Asdhiana
INDONESIA punya banyak keindahan dan keunikan alam yang menawan. Salah satu keunikan alam Indonesia adalah Ombak Bono di sungai pedalaman Riau. Ombak bono ini terletak di Sungai Kampar, Provinsi Riau dan merupakan fenomena alam akibat pertemuan arus sungai ke laut dan arus laut yang masuk ke sungai.

Berselancar atau surfing di Sungai Kampar ini bagi para peselancar sangat menantang, dan sebagian besar peselancar yang saya tanya mengakui berselancar di Sungai Bono ini merupakan destinasi impian para peselancar.

Menurut para peselancar, fenomena alam ini hanya ada di Brasil dan di Indonesia. Untuk bisa berselancar juga harus menunggu bulan purnama penuh, sehingga tidak sewaktu-waktu mereka bisa menikmati ombak bono.

Kampar adalah sebuah sungai panjang yang turun dari pegunungan Bukit Barisan yang membentuk dari Pulau Sumatera sepanjang pantai barat. Sungai ini melewati Provinsi Riau, akhirnya bermuara  di Selat Malaka, di pantai timur Sumatera. Sungai itu sendiri terbelah menjadi dua cabang besar yang dikenal sebagai Kampar Kanan (cabang kanan Kampar) dan Kampar Kiri (cabang kiri).

BARRY KUSUMA Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang.
Aliran sungai tersebut kemudian berkumpul di Langgar di Kabupaten Pelalawan di muara Kampar itu. Di sini bergabung dengan banyak sungai lain yang menyebabkan Kampar menyalurkan keluar ke muara sungai yang lebar. Pada setiap pasang, gelombang tinggi dari laut mengalir masuk dan bertemu arus hilir dari Kampar, di mana dua energi yang berlawanan bertemu yang membuat ombak bono terjadi.

Berselancar di pantai sudah biasa, Tetapi berselancar di Sungai Kampar itu baru luar biasa. Itulah yang diungkapkan oleh banyak peselancar yang sudah mencoba Ombak Bono. Sensasinya luar biasa karena lama berselancar bisa menghabiskan waktu  40 menit lebih.

Yang lebih menantang karena di hulu sungai inilah banyak buaya muara yang panjangnya sampai 3 meter. Selain buaya muara juga banyak ular piton dan ular lain yang tidak berbisa ditemui di sini. Seringkali peselancar menjumpai buaya di muara sungai ini, tetapi biasanya mereka akan sembunyi di anak sungai ketika ombak bono datang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BARRY KUSUMA Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang.
Ombak Bono dikenal oleh para peselancar internasional dengan sebutan The 7 Ghost, karena Bono punya 7 ombak yang berlapis lapis. Ketika saya menaiki perahu karet dan menerjang ombak bono, sangat jelas saya melihat ketujuh ombak tersebut. Ya, hanya melihat tapi tidak sempat memotret.

Foto-foto yang saya ambil barusan di Bono itu memakai speedboat karet, selain dapat foto bagus naik speedboat itu sangat memacu adrenalin. Alasannya, boat karet yang saya naiki itu khusus untuk para peselancar yang jatuh dan diantar untuk diturunkan lagi ke depan, dan menerjang ombak yang berlapis lapis itu.

Ombak Bono ini hanya sekali dan tidak berkali-kali seperti dilaut. Peselancar bisa menikmati ombak selama 40 menit lebih. Bono terbesar biasanya terjadi ketika musim hujan di mana debit air Sungai Kampar cukup besar yaitu sekitar bulan November dan Desember. Memang berselancar di sungai berbeda dibandingkan berselancar di laut karena karakter ombaknya sedikit berbeda. Berselancar di sungai membutuhkan stamina yang cukup kuat karena bermain ombak lebih dari 40 menit.

BARRY KUSUMA Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang.
Untuk berselancar di Sungai Kampar yang terbaik adalah menggunakan jasa operator yang berpengalaman atau orang yang mengetahui kondisi lokal. Buat yang ingin menuju Teluk Meranti tempat Ombak Bono terjadi biasanya harus melewati Pekanbaru melalui jalan darat selama 5-6 jam. Kalau jalan sedang longsor, anda bisa menggunakan transportasi sungai dengan menggunakan speedboat selama 4 jam.

Selain menonton para peselancar beraksi, Anda juga dapat berwisata di sekitar desa sepanjang sungai. Kegiatan lain yang menyenangkan untuk dilakukan ketika Anda tidak berselancar adalah menyewa sepeda motor dan menjelajahi pedesaan untuk melihat kegiatan penduduk desa. (BARRY KUSUMA)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Ganjil Genap di Pinus Sari Sebabkan Banyak Wisatawan Putar Balik

Aturan Ganjil Genap di Pinus Sari Sebabkan Banyak Wisatawan Putar Balik

Travel Update
7 Villa Murah di Puncak, Harga Kurang dari Rp 1 Juta

7 Villa Murah di Puncak, Harga Kurang dari Rp 1 Juta

Jalan Jalan
Candi Borobudur Buka untuk Uji Coba Wisata, Catat Syarat Masuknya

Candi Borobudur Buka untuk Uji Coba Wisata, Catat Syarat Masuknya

Travel Update
Super Air Jet Buka Rute Baru Jakarta-Palembang, Harga Mulai Rp 300.000

Super Air Jet Buka Rute Baru Jakarta-Palembang, Harga Mulai Rp 300.000

Travel Update
Kunjungi Desa Wisata Tamansari, Sandiaga Yakin Wisata Banyuwangi Bangkit

Kunjungi Desa Wisata Tamansari, Sandiaga Yakin Wisata Banyuwangi Bangkit

Travel Update
 6 Oleh-oleh Makanan dan Minuman Siap Saji Khas Makassar, Ada Coto Makassar Instan

6 Oleh-oleh Makanan dan Minuman Siap Saji Khas Makassar, Ada Coto Makassar Instan

Jalan Jalan
7 Oleh-oleh Unik Khas Makassar, Ada Kain Sutera dan Minyak Tawon

7 Oleh-oleh Unik Khas Makassar, Ada Kain Sutera dan Minyak Tawon

Jalan Jalan
Langkawi Malaysia Sambut Turis Domestik Lewat Travel Bubble

Langkawi Malaysia Sambut Turis Domestik Lewat Travel Bubble

Travel Update
Sandiaga Sebut Desa Tamansari di Banyuwangi Bisa Jadi Wisata Kelas Dunia

Sandiaga Sebut Desa Tamansari di Banyuwangi Bisa Jadi Wisata Kelas Dunia

Travel Update
Kampung Blekok Situbondo Masuk 50 Besar ADWI 2021 karena Unggulkan Ekowisata

Kampung Blekok Situbondo Masuk 50 Besar ADWI 2021 karena Unggulkan Ekowisata

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam Banjarmasin, Belanja di Pasar Apung

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam Banjarmasin, Belanja di Pasar Apung

Itinerary
Kisah Tunggal Panaluan, Tongkat Sakti Suku Batak Toba

Kisah Tunggal Panaluan, Tongkat Sakti Suku Batak Toba

Jalan Jalan
6 Tips Berkunjung ke Tol Kahyangan Magelang, Lewat Wonolelo

6 Tips Berkunjung ke Tol Kahyangan Magelang, Lewat Wonolelo

Travel Tips
Itinerary 3 Hari 2 Malam di Manado, Indahnya Bawah Laut TN Bunaken

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Manado, Indahnya Bawah Laut TN Bunaken

Itinerary
Rute ke Tol Kahyangan Magelang di Lereng Gunung Merbabu

Rute ke Tol Kahyangan Magelang di Lereng Gunung Merbabu

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.