Kompas.com - 06/03/2017, 15:42 WIB
Sejumlah wisatawan menikmati panorama pantai di kawasan wisata Tanjung Lesung, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, akhir Februari 2015. Di pantai wisata ini wisatawan juga dapat memancing, menyelam dan naik perahu. KOMPAS/DWI BAYU RADIUSSejumlah wisatawan menikmati panorama pantai di kawasan wisata Tanjung Lesung, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, akhir Februari 2015. Di pantai wisata ini wisatawan juga dapat memancing, menyelam dan naik perahu.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Banten West Java Tourism Development, Poernomo Siswoprasetijo mengatakan butuh konsistensi pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur agar investor berani menanamkan modal di Tanjung Lesung, Provinsi Banten.

Harapan tersebut diungkapkan setelah kunjungan pengusaha Arab Saudi ke Tanjung Lesung dalam rangka meninjau potensi pariwisata.

"Tentunya konsistensi pemerintah. Pak presiden sudah melihat daerah didorong infrastrukturnya, otomatis pembangunan bisa lebih cepat," kata Poernomo saat dihubungi KompasTravel, Minggu (4/3/2017).

(BACA: Menguak Makna Sapaan Menpar dan Romo Venus kepada Raja Salman)

Menurutnya, investor dari luar negeri akan cepat apabila pemerintah konsisten dalam mengembangkan infrastruktur seperti jalan tol dan bandara di Banten.

Poernomo menyebut kepercayaan investor menanamkan modal tergantung komitmen pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur.

"Kita tak melihat potensinya saja. Kami tak mau buat kecewa. Kamar masih kurang jelas. Jalan masih jauh. Ini yang buat mereka tertarik sekali karena jalan tol 2019 selesai. Ini yang jadi catatan mereka," katanya.

(BACA: Mengintip Harga Kamar Raja Salman Menginap di Jakarta)

Menurut Poernomo, Tanjung Lesung di mata pengusaha Arab Saudi memiliki potensi pariwisata yang bagus.

KOMPAS.com/Wahyu Adityo Prodjo Para travel blogger dan jurnalis bersiap menaiki banana boat di Beach Club, Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Jumat (13/3/2015).
Bahkan, lanjut Poernomo, pengusaha Arab Saudi menyayangkan karena Tanjung Lesung tak ditawarkan kepada turis Arab Saudi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X