Kemenpar Akan Sesuaikan Latar Patung Lilin Jokowi dengan Kalender Pariwisata Daerah

Kompas.com - 02/05/2017, 16:09 WIB
Presiden Joko Widodo (dua kiri) bersama Ibu Negara Iriana (kiri) dan putrinya, Kahiyang Ayu, berpose dengan patung lilin figur dirinya di Madame Tussauds, Hongkong, Senin (1/5/2017). Presiden menggelar kunjungan kerja di Hongkong pada 30 April hingga 1 Mei dalam rangka meningkatkan kerja sama ekonomi antar-kedua negara AFP PHOTO / MADAME TUSSAUDS HONGKONG / POON WAI NANGPresiden Joko Widodo (dua kiri) bersama Ibu Negara Iriana (kiri) dan putrinya, Kahiyang Ayu, berpose dengan patung lilin figur dirinya di Madame Tussauds, Hongkong, Senin (1/5/2017). Presiden menggelar kunjungan kerja di Hongkong pada 30 April hingga 1 Mei dalam rangka meningkatkan kerja sama ekonomi antar-kedua negara
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata akan menyesuaikan permintaan Presiden Jokowi untuk mengganti background patung lilin di Museum Madame Tussauds, Hongkong dengan Calender of Event di daerah-daerah wisata. Hal itu dilakukan untuk membantu mempromosikan obyek-obyek wisata di Indonesia.

"Pergantian background itu akan kami disesuaikan dengan Calender of Events (CoE) yang ada di destinasi utama pariwisata Indonesia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya saat dihubungi KompasTravel, Selasa (2/5/2017).

BACA: Patung Lilin Jokowi di Hongkong Promosikan Pariwisata Indonesia

Ia mengatakan pergantian background tersebut bisa mempromosikan destinasi wisata yang sesuai untuk wisatawan Hongkong. Selain itu, lanjut Arief, penyesuaian tersebut juga berlaku untuk wisatawan yang paling banyak datang ke Hongkong.

"Setiap pergantian background itu akan diacarakan, ada press conference, agar menjadi pembicaraan media, dan diviralkan di media sosial," ujarnya.

Instruksi Presiden Jokowi untuk mengganti background patung lilin dirinya di Museum Madame Tussauds Hongkong dinilai Arief menjadi momentum bagus untuk mempromosikan investasi pariwisata Indonesia di Hongkong. Ini lantaran Hongkong dikenal sebagai pusat keuangan dan investasi.

BACA: Jokowi Bukan Presiden Pertama dari Indonesia di Madame Tussauds Hongkong

Diketahui, tahun 2016, investasi Hongkong di Indonesia sebesar 2,25 miliar dollar AS. Jumlah ini naik 225 persen dibandingkan tahun 2015 yang hanya sebesar 691 juta dollar AS.

"Setiap bulan pada saat pergantian background, sekaligus mempromosikan investasi di 10 Bali Baru," tambah Arief.

Adapun 10 destinasi Bali Baru yang disebutkan oleh Arief adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Candi Borobudur (Magelang), Gunung Bromo (Jawa Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara). 

AFP PHOTO/MADAME TUSSAUDS HONGKONG/POON WAI NANG Presiden Joko Widodo (kiri) berpose dengan patung lilin figur dirinya di Madame Tussauds, Hongkong, Senin (1/5/2017). Presiden menggelar kunjungan kerja di Hongkong pada 30 April hingga 1 Mei dalam rangka meningkatkan kerja sama ekonomi antar-kedua negara

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19

Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19

Whats Hot
Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Whats Hot
Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Whats Hot
Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Whats Hot
Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Whats Hot
Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Whats Hot
Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Whats Hot
Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Whats Hot
Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Whats Hot
Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Whats Hot
Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Whats Hot
Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Whats Hot
Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Whats Hot
Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Whats Hot
Peru Lanjutkan Penerbangan Internasional dan Buka Kembali Machu Picchu

Peru Lanjutkan Penerbangan Internasional dan Buka Kembali Machu Picchu

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X