Kompas.com - 30/05/2017, 03:06 WIB
Salah satu pengunjung melihat panel-panel mural Klenteng Cu Ang Kiong yang terletak di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2017). Mural monokrom hitam putih itu berasal dari 100 panel ‘komik’ Fengshen Yanyi dikenal juga dengan nama Fengshenbang atau Kisah Mitologi Dewa-Dewa Taois karya Xu Zhonglin. Fengshen Yanyi ditulis pada masa Dinasti Ming (1368-1644) dan diterbitkan pada tahun 1550. KOMPAS.com / Garry Andrew LotulungSalah satu pengunjung melihat panel-panel mural Klenteng Cu Ang Kiong yang terletak di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2017). Mural monokrom hitam putih itu berasal dari 100 panel ‘komik’ Fengshen Yanyi dikenal juga dengan nama Fengshenbang atau Kisah Mitologi Dewa-Dewa Taois karya Xu Zhonglin. Fengshen Yanyi ditulis pada masa Dinasti Ming (1368-1644) dan diterbitkan pada tahun 1550.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Lasem secara administratif merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Namun siapa sangka, Lasem sempat berjaya dalam era perdagangan candu di Pulau Jawa pada abad ke-19.

Lasem sebagai kota kecil di pesisir utara Jawa memiliki sejarah panjang dalam menjaga dan mengelola keragaman budaya dan etnis. Setidaknya terdapat 241 rumah kuno di kawasan pecinan Lasem.

Sejarah panjang dalam mengelola keragaman budaya dan etnis serta perdagangan candu adalah sederet daya tarik wisata Lasem. Ada pula makanan khas dan segala keramahan warga setempat.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Wisatawan berfoto di salah satu bangunan bergaya Cina Hindia di Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2017). Desa Karangturi adalah salah satu desa yang memiliki bangunan bergaya Cina Hindia.
Cara menuju Lasem

Salah satu pilihan transportasi yang bisa digunakan adalah kereta api. Titik keberangkatan bisa dari Stasiun Pasar Senen maupun Gambir.

Dari Stasiun Semarang, perjalanan mesti dilanjutkan ke Terminal Terboyo. Opsi tercepat untuk menuju Terminal Terboyo adalah menggunakan taksi dengan total biaya argo mulai dari Rp 30.000.

Sampai di Terminal Terboyo, kendaraan selanjutnya adalah bus. Pilihlah bus jurusan Surabaya seperti bus Widi, PO Jaya Utama, Indonesia, dan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Liburan ke Lasem? Ini Panduan Transportasinya...

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Penjual Lontong Tuyuhan memotong lontong untuk disajikan bersama daging ayam dan kuah kuning di Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan, Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (10/2/2017). Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan berada di Jalan Raya Lasem - Pandan. Lebih dari lima penjual Lontong Tuyuhan di sentra kuliner Lontong Tuyuhan.
Obyek wisata

Bicara tentang obyek wisata di Lasem, ada beberapa tempat yang mesti dikunjungi. Ada Desa Karang Turi, Klenteng Cu Ang Kiong, Klenteng Po An Bio, Klenteng Gie Yong Bio, Pantai Caruban, tambak garam Desa Dasun, dan wisata lain.

Berkunjung ke klenteng-klenteng di Lasem, wisatawan bisa melihat arsitektur bangunan yang unik. Salah satunya adalah dinding-dinding klenteng yang memiliki gambar kisah komik.

Di Desa Karangturi, wisatawan bisa melihat berbagai bangunan bergaya India Cina. Bangunan tersebut terlihat dari arsitektur atap berbentuk ekor walet dan tiang-tiang penyangga bangunan besar.

Baca: Yuk, Berburu Foto "Instagramable" di Lasem

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Bagian dalam bangunan Homestay Tiongkok Kecil Heritage di Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (10/2/2017). Tiongkok Kecil Heritage adalah bangunan bergaya Cina Hindia yang bisa diinapi oleh wisatawan.
Penginapan

Banyak rumah dengan gaya Cina India tersebar di Lasem. Ada yang masih ditempati, ada juga yang sudah tak berpenghuni.

Saat masuk ke Desa Karangturi, mata langsung dimanjakan oleh tembok rumah setinggi sekitar tiga meter. Pintu rumah berbahan kayu penuh ukiran bisa ditemukan di setiap rumah.

Setidaknya ada dua rumah bergaya Cina India yang bisa diinapi tepatnya di Desa Karangturi, Kecamatan Lasem. Adalah Homestay Tiongkok Kecil Heritage dan Guest House Nyah Lasem yang bisa dijadikan tempat singgah selama berwisata di Lasem.

Baca: Menginap di Bangunan China-Hindia Lasem, Mau?

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Oleh-oleh khas Lasem berupa makanan ringan seperti kacang atom, kacang entis, yopia, dan jagung.
Kuliner

Masalah kuliner di Lasem, ada beberapa makanan dan minuman yang wajib dicicipi. Dua di antaranya dalah Lontong Tuyuhan dan sirup kawista.

Lontong Tuyuhan adalah makanan berkuah dengan rasa gurih pedas. Ada potongan ayam kampung yang telah direbus sehingga lunak.

Lontong Tuyuhan di Desa Tuyuhan berada di Jalan Raya Lasem - Pandan. Ada lebih dari lima penjual Lontong Tuyuhan di sentra kuliner Lontong Tuyuhan.

Ada pula minuman yang bercita rasa seperti Coca-cola. Minuman itu berasal dari buah kawista. Wisatawan bisa menemukan minuman itu, juga dengan merek Kawista.

Baca: Nikmatnya Rasa Gurih dan Pedas Lontong Tuyuhan

Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo Perayaan Cap Go Meh 2568 di Kecamatan Lasem digelar di Kelenteng Cuk An Kiong, Desa Soditan, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (10/2/2017).
Waktu Terbaik

Waktu terbaik berlibur ke Lasem adalah sepanjang tahun. Namun, setiap bulan punya kelebihan masing-masing seperti pemandangan yang didapatkan.

Bila ingin mencari momen-momen matahari terbenam di Lasem, wisatawan bisa datang pada bulan Mei-Juni. Namun, bila ingin pemandangan pepohonan yang meranggas, bisa datang bulan September-Oktober.

Yang tak kalah meriahnya adalah pada saat Imlek maupun Cap Go Meh. Beberapa klenteng akan menampilkan acara seperti barongsai dan gamelan.

(Baca: Kapan Waktu Terbaik Berlibur ke Lasem?)

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Minuman bersoda dari buah kawista yang juga merupakan minuman khas Lasem.
Oleh-oleh

Salah satu gerai yang menjual oleh-oleh khas Lasem adalah Toko Purnama. Pemilik Toko Purnama, Yucca, mengatakan bahwa makanan ringan yang bisa dibeli di Lasem adalah kacang atom, kacang entis, emping jagung, dan yopia.

Kacang entis terbuat dari kacang tolo yang bercita rasa asin. Kacang entis diolah bersama garam, bawang putih, dan bumbu penyedap.

Oleh-oleh khas Lasem bisa ditemukan di sekitar Alun-Alun Lasem. Selain itu, oleh-oleh juga bisa ditemukan di Jalan Jatirogo.

Baca: Sirup Kawista sampai Yopia, Aneka Oleh-oleh Wajib dari Lasem

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Travel Update
4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

Travel Tips
Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Travel Update
Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Travel Update
Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Travel Update
6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

Travel Tips
Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.