Kompas.com - 20/08/2017, 20:11 WIB
Peserta acara Night At The Museum berada di depan Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Kamis (17/8/2017) sekitar pukul 02.30 WIB. Peserta acara tersebut mengikuti program Night At The Museum: Menginap di Rumah Laksamana Tadashi Maeda yang diselenggarakan oleh Komunitas Historia Indonesia. KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOPeserta acara Night At The Museum berada di depan Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Kamis (17/8/2017) sekitar pukul 02.30 WIB. Peserta acara tersebut mengikuti program Night At The Museum: Menginap di Rumah Laksamana Tadashi Maeda yang diselenggarakan oleh Komunitas Historia Indonesia.
|
EditorI Made Asdhiana

(BACA: Unik, Berbekal Tenda Pasangan Suami Istri Ini Menginap di Museum)

Asep Kambali adalah aktor di balik keramaian Museum Perumusan Naskah Proklamasi saat Hari Kemerdekaan Ke-72 Republik Indonesia itu.

"Kalau Night At The Museum itu berkunjung malam-malam, biasanya kami sampai malam. Kali ini kita menginap. Kita rasakan sensasi tidur di museum. Orang bilang angker, kita buktikan," ujar Asep kepada KompasTravel saat ditemui Rabu lalu.

Kegiatan Night At The Museum sendiri diiiisi dengan pemutaran video bersejarah, diskusi tentang perjuangan kemerdekaan dengan tokoh pejuang dan sejarawan, tur keliling museum, dan renungan kemerdekaan.

Menurut Asep, sedikitnya ada 350 orang yang mengikuti kegiatan Night At The Museum.

Melia (25) adalah peserta Night At The Museum asal Jakarta. Ia datang bersama tiga orang rekannya yang sama-sama berprofesi sebagai asisten pengajar di sebuah perguruan tinggi negeri Jawa Barat itu.

Peserta acara Night At The Museum berada di dalam Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Kamis (17/8/2017) sekitar pukul 02.30 WIB. Peserta acara tersebut mengikuti program Night At The Museum: Menginap di Rumah Laksamana Tadashi Maeda yang diselenggarakan oleh Komunitas Historia Indonesia.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Peserta acara Night At The Museum berada di dalam Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Kamis (17/8/2017) sekitar pukul 02.30 WIB. Peserta acara tersebut mengikuti program Night At The Museum: Menginap di Rumah Laksamana Tadashi Maeda yang diselenggarakan oleh Komunitas Historia Indonesia.
"Ini pertama kali saya ke museum malam hari. Ekspektasinya itu karena malam, wisata museum tapi dikemasnya dengan cara yang beda. Museum itu kan kesannya membosankan dan tua banget. Lihat posternya saja awalnya menginap di bekas rumah Tadashi Maeda. Itu yang menarik bagi saya," ujar Melia seusai berkeliling museum.

Bagi Melia, wisata ke museum pada malam hari bisa lebih merasakan suasana. Suhu yang sejuk dan sunyi, menurut Melia, mendukung wisata museum di malam hari.

"Kalau siang itu kan panas, dan sudah pusing dengan kegiatan lain. Kalau malam sudah gak ada dipikirkan. Jadi lebih enak. Saya lebih suka saja wisata museum malam hari," ujarnya.

Resta Sarasuani (19), mahasiswa bidang sejarah di salah satu universitas di Jakarta yang turut ikut dalam kegiatan Night At Museum turut merasakan hal serupa dengan Melia.

Yayan Kuswara (25) dan Linda Fitria (27) mendirikan tenda di taman Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta, Rabu (16/8/2017) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Yayan Kuswara (25) dan Linda Fitria (27) mendirikan tenda di taman Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta, Rabu (16/8/2017) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Ia tak berpikir acara Night At Museum akan ramai. "Acara yang paling saya cari itu jalan-jalan malam ke museum," ujar Resta.

Ia pun membawa tenda untuk menginap di museum. Resta datang bersama empat temannya. Keramaian suasana di Museum Perumusan Naskah Proklamasi setidaknya terlihat sampai pukul 03.15 WIB. Setelah itu, peserta yang telah mengantuk melanjutkan perjalanan dengan tidur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Minta Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung ke Jepang

Sandiaga Minta Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung ke Jepang

Travel Update
Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Travel Bubble dengan Jepang

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Travel Promo
13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Travel Update
Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Jalan Jalan
5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

Travel Promo
Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Update
4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

Jalan Jalan
6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

Travel Tips
10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

Travel Update
Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jalan Jalan
Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.