Kompas.com - 15/11/2017, 19:05 WIB
Wisatawan berjalan-jalan di pasir Pink Beach di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Flores, NTT, Rabu (10/5/2017). KOMPAS.COM/MARKUS MAKURWisatawan berjalan-jalan di pasir Pink Beach di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Flores, NTT, Rabu (10/5/2017).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Sudiyono, mengatakan bahwa tarif masuk ke kawasan TN akan naik per tahun depan.

“Kita akan meningkatkan kelas tarif untuk masuk kawasan. Saat ini berada di kelas tiga, apakah nanti bisa dinaikkan ke kelas satu atau kelas dua,” kata Sudiyono kepada KompasTravel saat dihubungi, Senin (13/11/2017).

Tujuan dari rencana kenaikan tarif tersebut, kata Sudiyono, adalah untuk menambah pendapatan. Jika pendapatan naik, maka akan berpengaruh pula pada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). 

"Selain menambah pendapatan untuk me-manage jumlah kunjungan supaya tidak terlalu banyak. Kita bukan wisata mahal, tetapi ini secara tidak langsung untuk pembatasan jumlah pengunjung," kata dia. 

Tarif masuk TN Komodo saat ini adalah Rp 5.000 untuk wisatawan domestik, dan Rp 150.000 untuk wisatawan mancanegara.

Baca juga : Benarkah Komodo di Taman Nasional Stress Akibat Banyaknya Wisatawan?  

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sudiyono menjelaskan, jika tarif masuk kawasan ini nantinya dinaikkan, kisarannya menjadi  Rp 7.500 hingga Rp 10.000 untuk wisatawan domestik. Sementara untuk wisatawan asing berkisar Rp 200.000 hingga Rp 250.000.

Tarif yang dikenakan untuk wisatawan domestik dengan wisatawan mancanegara memiliki rentang harga yang cukup jauh. Sudiyono menjelaskan, jika wisatawan mancanegara diberikan harga yang sama, maka akan terlalu murah.

"Kita kan rupiah, mereka kan standarnya dolar. Kalau dihitung dolar, waduh, misalnya dikenakan Rp 5.000 juga seperberapanya itu. Itukan terlalu murah kalau dihitung dollar. Makanya kita patok sebesar Rp 150.000 untuk saat ini," kata Sudiyono. 

Baca juga : Dugaan Komodo Stres, Menpar Setuju Ada Pola Pengaturan Wisatawan

Tiket tersebut hanya satu kali pembelian, dan bisa digunakan untuk berkeliling TN Komodo dalam jangka waktu satu hari. Sehingga, jika wisatawan masih ingin menjelajah di kawasan Taman Nasional Komodo, tentu harus membeli tiket lagi. 

"Iya harus beli lagi, itu ada aturannya di PP (Peraturan Pemerintah). Tiket hanya berlaku satu hari. Kalau hari berikutnya ada kegiatan, berarti membeli (tiket) lagi," kata Sudiyono.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wings Air Buka Rute Kupang-Lewoleba-Kupang, Mulai dari Rp 400 Ribu

Wings Air Buka Rute Kupang-Lewoleba-Kupang, Mulai dari Rp 400 Ribu

Travel Update
Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Travel Update
Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Travel Update
Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Jalan Jalan
Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Travel Update
Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Travel Update
Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Travel Update
Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Jalan Jalan
Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Travel Tips
Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Travel Update
Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Travel Tips
Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Museum Angkut di Kota Batu Terbaru 2021

Jam Buka dan Harga Tiket Museum Angkut di Kota Batu Terbaru 2021

Jalan Jalan
Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Tutup Akhir Pekan

Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Tutup Akhir Pekan

Travel Update
Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X