Tips agar Kebagian Tiket Kereta Mudik Tahun Ini - Kompas.com

Tips agar Kebagian Tiket Kereta Mudik Tahun Ini

Kompas.com - 05/03/2018, 17:32 WIB
Pemudik dengan menggunakan KA Kertajaya dan Matarmaja dari Jawa Timur tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (30/6/2017). Sejalan dengan akan berakhirnya libur Lebaran, arus balik warga dari kampung halaman terus mengalir dan diperkirakan puncak arus balik Lebaran terjadi pada 1 Juli 2017.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pemudik dengan menggunakan KA Kertajaya dan Matarmaja dari Jawa Timur tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (30/6/2017). Sejalan dengan akan berakhirnya libur Lebaran, arus balik warga dari kampung halaman terus mengalir dan diperkirakan puncak arus balik Lebaran terjadi pada 1 Juli 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Libur Lebaran tahun ini akan jatuh pada pertengahan Juni 2018. Diperkirakan Hari Raya Idul Fitri akan dirayakan pada 15-16 Juni 2018. Untuk itu persiapan membeli tiket transportasi untuk mudik dapat dilakukan sejak Maret 2018 atau H-90.

PT Kereta Api Indonesia mengumumkan pemesanan tiket mudik untuk momen Lebaran dapat dipesan mulai 1-30 Maret 2018. Adapun, tanggal keberangkatan jadwal kereta pada masa angkutan Lebaran 30 Mei 2018 hingga 28 Juni 2018.

"Menilik pada data pemesanan tiket kereta api di Pegipegi tahun 2017, pemesanan tiket kereta api Lebaran paling favorit adalah pada H-3 dan H-1. Pada periode Lebaran tahun lalu, terlihat adanya kenaikan transaksi pemesanan tiket kereta api di Pegipegi sebanyak 250 persen dibandingkan periode hari biasanya," dikutip dari siaran pers Pegipegi yang diterima KompasTravel, Senin (5/3/2018).

Baca juga : Kenali Aneka Prosedur Keamanan di Kereta Api

Banyaknya peminat tiket kereta api mudik membuat persaingan untuk membeli tiket kereta semakin ketat. Pegipegi menyarankan bagi konsumen yang ingin mendapat tiket mudik untuk mengisi data diri sebelum membeli tiket dan membeli tiket pada tengah malam. Sebab tiket kereta api diperbarui pukul 00.01 WIB.

"Siapkan koneksi internet yang mumpuni untuk membeli tiket tengah malam. Pastikan juga membeli tiket kereta di OTA karena tahun ini PT KAI tidak membuka vending machine tengah malam," tulis Pegipegi.

Aktivitas Pramugari kereta api wisata priority sesaat sebelum keberangkatan dari Jakarta menuju Jogjakarta di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (4/8/2017). Kereta wisata kelas priority ini memiliki fasilitas antara lain Audio Visual On Demain (AVOD) di setiap kursi penumpang, Mini Bar, TV 52 Inch, Crew Khusus, Toilet Khusus dan Kursi yang lebih nyaman dari kelas eksekutif, harga tiket mulai dari Rp 750.000 sudah termasuk jasa restorasi 1x makan dan minum.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL Aktivitas Pramugari kereta api wisata priority sesaat sebelum keberangkatan dari Jakarta menuju Jogjakarta di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (4/8/2017). Kereta wisata kelas priority ini memiliki fasilitas antara lain Audio Visual On Demain (AVOD) di setiap kursi penumpang, Mini Bar, TV 52 Inch, Crew Khusus, Toilet Khusus dan Kursi yang lebih nyaman dari kelas eksekutif, harga tiket mulai dari Rp 750.000 sudah termasuk jasa restorasi 1x makan dan minum.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah metode pembayaran. Usahakan untuk membayar lewat metode cepat seperti kartu kredit dan internet banking. Sehingga tiket yang sudah dipesan dapat segera dilunaskan dan tidak hangus karena lewat masa pembayaran.

Baca juga : Sekarang Naik Kereta Api Bisa Check In Melalui E-Boarding Pass

Jika ternyata masih kehabisan tiket kereta api pada menit saat tiket dibuka, jangan menyerah.

"Kami menyarankan cek tiket kembali di satu jam berikutnya (01.00-02.00 WIB) dan pantau terus daftar search tiket kereta api di Pegipegi. Karena bila ada yang cancel atau telat melakukan pembayaran, kursi otomatis akan muncul atau tersedia kembali," kata Deputy CEO Pegipegi Ryan Kartawidjaja.

Alternatif terakhir jika memang tiket kereta api kelas biasa sudah habis, masih ada kereta api kelas prioritas yang dihargai mulai Rp 700.000 - Rp 900.000. Persaingan tiket kereta api kelas prioritas tidak seketat kelas lain karena harga yang cenderung lebih mahal.


Pemudik dengan menggunakan KA Kertajaya dan Matarmaja dari Jawa Timur tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (30/6/2017). Sejalan dengan akan berakhirnya libur Lebaran, arus balik warga dari kampung halaman terus mengalir dan diperkirakan puncak arus balik Lebaran terjadi pada 1 Juli 2017.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pemudik dengan menggunakan KA Kertajaya dan Matarmaja dari Jawa Timur tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (30/6/2017). Sejalan dengan akan berakhirnya libur Lebaran, arus balik warga dari kampung halaman terus mengalir dan diperkirakan puncak arus balik Lebaran terjadi pada 1 Juli 2017.
PT KAI memperkirakan memperkirakan, pada H-7 Lebaran atau 8 Juni 2018 dan H-3 Lebaran atau 12 Juni 2018 akan menjadi tanggal favorit atau paling tinggi permintaan pemesanan tiket.

Sedangkan Pegipegi mencatat pada periode Lebaran tahun lalu, destinasi kereta api yang paling diminati adalah adalah Yogyakarta,Kutoarjo (Purworejo), dan Semarang. Harga tiket kereta api pada periode Lebaran ke kota-kota tersebut dimulai dari Rp 80.000 hingga Rp 485.000. (*)

Komentar
Close Ads X