Saudi Arabian Airlines Luncurkan Rute Baru Jeddah-Surabaya

Kompas.com - 04/11/2018, 20:10 WIB
Saudi Arabian Airlines. ISTSaudi Arabian Airlines.


JAKARTA, KOMPAS.com – Maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines meluncurkan rute baru, penerbangan langsung Jeddah- Surabaya. Rute tersebut dibuka secara resmi di Terminal 1A Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/10/2018).

Rute baru ini kini memiliki empat kali penerbangan dalam satu minggu dengan menggunakan armada Boeing 747-400 berkapasitas 450 penumpang.

"Alhamdulillah. Ini merupakan sinyal positif. Pintu konektivitas udara internasional Jawa Timur makin terbuka lebar. Dengan dibukanya penerbangan ini alur masuk wisman makin kencang lagi," ujar Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata II Kemenpar, Nia Niscaya, dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.

Nia mengatakan dengan dibukanya rute penerbangan ini Kemenpar akan terus memaksimalkan promosi untuk menarik pasar Arab Saudi dan mendorong penjualan paket wisata juga tiket penerbangan.

"Ini awal yang baik. Kami pun akan terus memaksimalkan promosi untuk merayu pasar wisatawan Arab Saudi. Karena pasarnya masih cukup besar untuk kita eksplorasi lagi," kata Nia.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Regional III Raden Sigit Witjaksono mengatakan penerbangan ini sangat positif untuk promosi pariwisata Indonesia.

Kemenpar sendiri menargetkan 250.000 wisatawan asal Timur Tengah, untuk wisman asal Arab Saudi sendiri ditargetkan dapat menyumbang 162.400 wisman.

"Kami optimis target tersebut tercapai. Karena menurut data BPS, sampai dengan bulan Agustus sudah 126.186 wisman Arab Saudi masuk ke Indonesia," kata Sigit.

Sejumlah murid SD menarikan Tari Remo saat upacara hari jadi Kota Surabaya ke-725 di Taman Surya, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/5/2018). Dalam upacara tersebut juga ditampilkan sejumlah hiburan dan Tari Remo kolosal dengan jumlah penari sebanyak 725 penari gabungan dari SD se-Surabaya.ANTARA FOTO/ZABUR KARURU Sejumlah murid SD menarikan Tari Remo saat upacara hari jadi Kota Surabaya ke-725 di Taman Surya, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/5/2018). Dalam upacara tersebut juga ditampilkan sejumlah hiburan dan Tari Remo kolosal dengan jumlah penari sebanyak 725 penari gabungan dari SD se-Surabaya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat antusias dengan hadirnya rute penerbangan baru ini.

Menurut dia, pangsa pasar wisata kawasan Timur Tengah begitu besar. Selain itu juga pengeluaran wisman asal Timur Tengah ini di atas rata-rata juga durasi pelesiran yang cukup lama.

“Umumnya, durasi pelesiran wisatawan Timur Tengah 8,5 hari dengan pengeluaran rata-rata per pengunjung 1.190 dollar AS atau sekitar Rp 17.800.000,” kata Arief.

Menpar berharap melalui rute penerbangan baru bisa menambah pilihan destinasi wisata untuk wisman asal Arab Saudi. (*)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X