5 Pilihan Aktivitas Wisata saat Musim Hujan - Kompas.com

5 Pilihan Aktivitas Wisata saat Musim Hujan

Kompas.com - 16/11/2018, 19:06 WIB
Kebun teh, salah satu destinasi wisata yang pas dikunjungi di musim hujan.Shutterstock Kebun teh, salah satu destinasi wisata yang pas dikunjungi di musim hujan.

SOLO, KOMPAS.com - Menurut perhitungan musim, Indonesia sedang memasuki musim penghujan ketika periode libur akhir tahun. Jika memiliki rencana berlibur di periode itu, perlu persiapan untuk menghadapi musim hujan.

Selain persiapan, pemilihan destinasi wisata yang akan dituju juga harus disesuaikan dengan kondisi cuaca. Hal itu karena ada destinasi tertentu yang paling pas jika dikunjungi ketika musim tertentu saja.

Berikut ini adalah 5 jenis wisata yang pas dikunjungi ketika musim hujan tiba, termasuk saat libur akhir tahun besok:

1. Air terjun

Perjalanan menuju Air Terjun Kedung Kayang, Magelang, Jawa TengahKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Perjalanan menuju Air Terjun Kedung Kayang, Magelang, Jawa Tengah
Air terjun menampilkan keindahannya ketika musim penghujan tiba. Hal itu karena air yang mengalir dari atas ke bawah lebih deras sehingga tampak lebih memesona.

Ketika musim kemarau, debit air terjun akan berkurang. Bahkan ada beberapa air terjun yang benar-benar kering saat musim kemarau tiba. Setidaknya jika berkunjung waktu musim hujan, tak perlu khawatir kalau debit air terjun kecil atau bahkan kering.

Namun, berkunjung ke air terjun di musim hujan juga perlu kewaspadaan lebih. Di beberapa tempat, banjir kerap terjadi saat hujan lebat.

Biasanya pengelola sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan menutup pintu masuk atau mengevakuasi pengunjung jika kondisi cuaca berpotensi menyebabkan banjir.

2. Arung jeram

Rafting di Sungai Badeng, BanyuwangiDok. Karo Rafting/www.kakiraung-indonesia.blogspot.co.id Rafting di Sungai Badeng, Banyuwangi
Bagi pencinta adrenalin, wisata arung jeram merupakan pilihan yang tepat bagi. Merasakan perahu karet yang melewati derasnya jeram sungai tentu rasanya begitu mendebarkan.

Wisata arung jeram juga paling pas dikunjungi ketika musim hujan tiba karena arus sungai akan lebih deras sehingga semakin menantang. Sebaliknya jika kemarau, arus sungai akan berkurang. Hal itu tentu mengurangi keseruan ketika mengarungi jeram.

Tips untuk berwisata ke arung jeram ketika musim hujan adalah, pilih yang telah dikelola secara profesional. Fasilitas keamanan, mulai dai perlengkapan standar hingga pemandu yang andal harus tersedia untuk menunjang keselamatan.

3. Kebun teh

Kebun teh bisa menjadi destinasi wisata yang pas di musim hujan.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Kebun teh bisa menjadi destinasi wisata yang pas di musim hujan.
Suasana hujan tidak selalu merepotkan perjalanan. Sebaliknya, hujan juga bisa dinikmati. Untuk bisa menikmati suasana hujan yang dingin dan sejuk, berkunjung ke kebun teh di pegunungan bisa menjadi pilihan terbaik.

Sejuk dan dinginnya udara yang berpadu dengan suara rintik air serta bau hujan akan sangat pas untuk dinikmati. Tak ketinggalan, panorama hamparan hijau kebun teh yang diguyur hujan juga semakin mendamaikan kalbu.

Akan lebih baik lagi jika terdapat kafe di sekitar kebun teh yang menyajikan secangkir teh hangat nikmat. Tentu menyeruput teh hangat sembari menikmati suasana hujan akan semakin menghadirkan nuansa relaksasi bagi jiwa dan raga.

4. Museum

Salah satu koleksi peninggalan purbakala yang disimpan di Museum Sangiran, Sragen.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Salah satu koleksi peninggalan purbakala yang disimpan di Museum Sangiran, Sragen.

Musim hujan juga merupakan waktu yang pas untuk berkunjung ke museum. Jika berada di dalam museum, tak perlu khawatir akan kondisi cuaca di luar. Meski hujan, penjelajahan di museum tetap akan berjalan lancar.

Ketika hujan turun, museum seolah menjadi lebih tenang. Suara samar rintik hujan di luar akan membuat pikiran lebih berkonsentrasi ketika mempelajari informasi yang ada di setiap barang koleksi museum.

Belakangan ini, beberapa museum pun semakin berbenah agar pengunjungnya semakin betah berlama-lama di sana. Selain merefresh pikiran, kunjungan ke museum juga akan menambah wawasan dan pengetahuan.

5. Pertunjukan kesenian dalam ruangan

Salah satu adegan dalam Sendratari Ramayana Prambanan ketika Hanuman melawan prajurit raksasa Kerajaan Alengka.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Salah satu adegan dalam Sendratari Ramayana Prambanan ketika Hanuman melawan prajurit raksasa Kerajaan Alengka.
Mengunjungi suatu pertunjukan kesenian yang diadakan di dalam ruangan ketika musim hujan juga merupakan pilihan tepat. Jika sudah sampai lokasi, pengunjung cukup nikmati pertunjukan yang tersaji di depan mata tanpa khawatir tentang cuaca.

Beberapa tempat pertunjukan kesenian juga telah menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca di Indonesia. Salah satu contohnya adalah pementasan Sendratari Ramayana Prambanan di Yogyakarta.

Ketika musim kemarau antara November sampai April, pementasan diadakan di panggung terbuka. Sementara ketika musim hujan antara Mei sampai Oktober, pementasan diselenggarakan di dalam gedung pertunjukan.


Terkini Lainnya


Close Ads X