Sepanjang 2018 TNBTS Sumbang PNBP Sebesar Rp 27,30 Miliar

Kompas.com - 04/01/2019, 09:10 WIB
Sejumlah penari menampilkan Tari Jaranan Slining Lumajang pada Eksotika Bromo di Lautan Pasir kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (29/6/2018). Pertunjukan yang menampilkan sejumlah tarian tradisional dan kontemporer seperti Kidung Tengger, parade jaranan Tengger, Reog Ponorogo, topeng hudoq Dayak Kalimantan Timur dan beberapa kesenian lainnya tersebut digelar untuk menyambut Hari Raya Yadnya Kasada. ANTARA FOTO/ZABUR KARURUSejumlah penari menampilkan Tari Jaranan Slining Lumajang pada Eksotika Bromo di Lautan Pasir kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (29/6/2018). Pertunjukan yang menampilkan sejumlah tarian tradisional dan kontemporer seperti Kidung Tengger, parade jaranan Tengger, Reog Ponorogo, topeng hudoq Dayak Kalimantan Timur dan beberapa kesenian lainnya tersebut digelar untuk menyambut Hari Raya Yadnya Kasada.

MALANG, KOMPAS.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyumbang penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 27.301.587.649. Penerimaan itu didapat dari jumlah kunjungan ke kawasan tersebut sepanjang tahun 2018.

Jumlah itu naik drastis dibandingkan dengan penerimaan tahun lalu. Pada tahun 2017, pengelola TNBTS hanya mengumpulkan Rp 22.088.122.035.

Jumlah itu juga melebihi dari yang ditargetkan. Pada tahun 2018, pengelola TNBTS ditarget untuk menghasilkan PNBP sebesar Rp 16.760.700.000.

Baca juga: Libur Akhir Tahun, Kawasan Gunung Bromo Raup Rp 1,9 Miliar

Adapun jumlah kunjungan selama tahun 2018 mencapai 853.016 orang. Terdiri dari pengunjung nusantara sebanyak 828.247 orang dan pengunjung mancanegara sebanyak 24.769 orang.

Angka kunjungan itu naik dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2017, jumlah kunjungan ke kawasan TNBTS sebanyak 652.463 orang. Terdiri dari 628.895 orang pengunjung nusantara dan 23.568 orang pengunjung mancanegara.

Baca juga: Menyaksikan Ombak Awan Bromo, Menaiki The Great Wall Seruni

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat mengatakan, jumlah kunjungan serta hasil penerimaan negara bukan pajak itu didapat dari empat pintu masuk yang diberlakukan di TNBTS.

Perjalanan menuju Gunung Bromo dari lautan pasir Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Perjalanan menuju Gunung Bromo dari lautan pasir Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).
Yakni pintu masuk Resort Penanjakan di Kabupaten Pasuruan, Resort Tengger Lautan Pasir di Kabupaten Probolinggo dan Resort Coban Trisula di Kabupaten Malang serta pintu masuk pendakian ke Gunung Semeru di Ranupani, Kabupaten Lumajang.

"Jumlah pengunjung dan PNBP tersebut dari empat pintu masuk. Tiga pintu masuk wisata Bromo yaitu Penanjakan Pasuruan, Cemorolawang Probolinggo dan Coban Trisula Malang dan 1 pintu masuk pendakian Ranupani Lumajang dan pengunjung komunitas," katanya, Rabu (2/1/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X