8 Tips Liburan di Bali saat Nyepi

Kompas.com - 06/03/2019, 16:07 WIB
Prosesi upacara Melasti di Pura Ulun Danu Beratan di Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (4/3/2019). Upacara Melasti dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Prosesi upacara Melasti di Pura Ulun Danu Beratan di Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (4/3/2019). Upacara Melasti dilaksanakan dalam rangkaian perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal 7 maret 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Nyepi kini jadi momen liburan yang dinanti oleh wisatawan. Suasana sepi dan hening selama satu hari penuh di Bali terbilang langka. Inilah yang menjadi daya tarik Nyepi di Bali.

Namun untuk berlibur di Bali saat Nyepi, ada beberapa peraturan yang harus ditaati oleh siapa saja, tak terkecuali wisatawan. Apalagi selama satu hari penuh umat Hindu Bali akan melaksanakan empat pantang yang terdiri dari amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati geni (tidak menyalakan api), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

Berikut tips menginap di Bali saat Nyepi:

1. Ketahui Lama Nyepi

Nyepi berlangsung selama 24 jam sejak matahari terbit atau biasanya dimulai pada pukul 06.00 Wita. Tapa brata penyepian selesai pada pukul 06.00 pagi keesokan harinya.

2. Pilih Tiket Pesawat Sebelum atau Sesudah Nyepi

Baik bandara maupun pelabuhan, apalagi terminal, semua libur. Jadi, jangan sampai Anda terjebak di bandara. Sebab, jika Anda sampai di bandara saat Nyepi, maka Anda tidak bisa keluar dari bandara dan terpaksa menginap di bandara.

Begitu pula saat Anda hendak keluar dari Bali, belilah tiket pesawat setelah hari Nyepi. Saat Nyepi memang tidak ada jadwal penerbangan atau kapal.

3. Jangan Keluar dari Tempat Penginapan

Selama Nyepi, Anda tidak boleh keluar dari hotel tempat menginap. Anda diperkenankan untuk berjalan-jalan di lingkungan hotel. Jadi, bukan berarti Anda harus di kamar terus. Ingat, jangan nekat bepergian bahkan datang ke pantai atau tempat umum lainnya.

Akan selalu ada pecalang atau petugas patroli adat yang mengawasi dan menggiring turis kembali hotel jika ditemukan keluar properti hotel.

4. Jangan Membuat Keributan

Page:



Close Ads X