Liburan Bukan Menyegarkan, tapi Justru Melelahkan? Ini Sebabnya...

Kompas.com - 25/03/2019, 17:12 WIB
Ilustrasi kelelahan setelah berlibur.Well and good Ilustrasi kelelahan setelah berlibur.

KOMPAS.com – Pergi berlibur setelah melakukan rutinitas sehari-hari yang menguras energi dan pikiran tentu menjadi hal yang umum dilakukan banyak orang. Harapannya, dengan berlibur, pikiran dan tenaga dapat beristirahat sejenak sehingga setelah kembali dari liburan kita kembali siap menjalankan rutinitas.

Mungkin Anda akan berfikir merencanakan liburan beberapa hari di pantai atau di daerah pegunungan dengan harapan dapat menikmati pemandangan indah dan menghirup udara yang segar.

Namun, pernahkan Anda justru merasa sangat lelah setelah menjalani liburan? Alhasil bukannya menyegarkan, namun liburan tersebut justru membuat Anda kembali merasa lelah dan butuh lebih banyak waktu istirahat.

Baca juga: 7 Alasan Anda Harus Liburan di Bulan Maret

dr Bono, seorang dosen ilmu psikologi dan otak di Universitas Washington di St. Louis memberi alasan yang logis yang dapat menjelaskan mengapa hal ini terjadi.

"Ketika Anda memiliki rutinitas, ada lebih sedikit energi mental yang harus digunakan untuk mencari tahu apa yang harus kita lakukan. Itu bagian dari alasan mengapa liburan bisa sangat melelahkan. Anda harus mencari tahu, oke, ‘di mana kita memarkir mobil? Di mana kita mendapatkan kopi kita? Jika kita ingin sesuatu untuk dimakan, ke mana kita pergi? Apa saja pilihan untuk apa yang akan kita lakukan hari ini? ’Semua itu adalah hal-hal yang tidak perlu Anda pikirkan dalam kehidupan sehari-hari Anda dan memerlukan energi lebih untuk memecahkannya," jelas Bono.

Menurut Bono, manusia lebih mudah melakukan hal-hal yang berulang. Sehingga membuat keputusan-keputusan kecil saja di luar kebiasaannya dapat menguras banyak energi kognitif.

Menurutnya, banyaknya energi kognitif inilah yang akhirnya dapat membuat Anda merasa kelelahan pasca-perjalanan.

Baca juga: 5 Tips Liburan agar Lebih Praktis dan Hemat

Lalu bagaimana cara agar liburan benar-benar membuat Anda segar dan dapat membuat Anda kembali bersemangat menjalankan rutinitas?

Menurut Bono, tak semua waktu liburan harus kita habiskan di luar rumah.

“Sisakan waktu jeda antara liburan dan kerja untuk berada di rumah dan beristirahat total agar tenaga Anda pulih dan dapat kembali beraktivitas,” lanjutnya.

Dengan pengelolaan waktu liburan ini, maka perjalanan Anda tak akan mengganggu persediaan tenaga Anda untuk kembali bekerja.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X