Sudah Tahu Bedanya Bar, Lounge, Pub, Diskotek, dan Club?

Kompas.com - 18/04/2019, 09:03 WIB
Richard Charles dari Hakkasan Jakarta memperlihatkan caranya membuat koktail bernama Corn and Pepper yang merupakan racikan Bulleit Bourbon yang dipadukan dengan brem putih, kombinasi lada, dan aroma bakar dari uap kayu kopi. Kreasi ini akan dibawa Richard dalam kompetisi bartender World Class Competition 2019, bersaing dengan 30 semifinalis lainnya.. KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTORichard Charles dari Hakkasan Jakarta memperlihatkan caranya membuat koktail bernama Corn and Pepper yang merupakan racikan Bulleit Bourbon yang dipadukan dengan brem putih, kombinasi lada, dan aroma bakar dari uap kayu kopi. Kreasi ini akan dibawa Richard dalam kompetisi bartender World Class Competition 2019, bersaing dengan 30 semifinalis lainnya..

KOMPAS.com – Pernah dengar atau mengunjungi bar, lounge, pub, diskotek, atau club? Jika sudah, apakah Anda dapat menyebutkan perbedaan kelima tempat ini?

Mungkin sebagian dari Anda masih menganggap bar, lounge, pub, diskotek, atau club adalah lima hal yang tak terlalu berbeda karena sama-sama menjajakan minuman beralkohol, digunakan sebagai tempat hiburan malam, ajojing, dan lain sebagainya.

Namun ternyata kelima tempat ini memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Berikut Kompas.com merangkumnya untuk Anda.

Golden Gate Lounge Hotel Amaroossa Grande Bekasi.ARSIP HOTEL AMAROOSSA GRANDE BEKASI Golden Gate Lounge Hotel Amaroossa Grande Bekasi.

Bar dan Lounge

Mayoritas orang masih beranggapan bar dan lounge merupakan dua hal yang sama. Namun menurut Tata, seorang mantan pekerja di sebuah diskotek ternama di Jakarta, bar dan lounge memiliki perbedaan dari cara penyajian minumannya hingga pelanggannya.

“Banyak yang suka salah dan menyamakan antara bar dan lounge. Bar itu mirip seperti kafe, tapi menjual minuman beralkohol. Nah biasanya anak-anak muda nih biasa pergi ke bar untuk nongkrong dan sebagainya,” ujar Tata saat ditemui Kompas.com baru-baru ini.

Menurutnya, tamu-tamu yang berkunjung ke bar biasanya berpakaian santai dan dapat dengan bebas memesan minumannya sendiri kepada para bartender.

Baca juga: 50 Bar Terbaik di Dunia Tahun 2018

Lain dengan bar, lounge biasanya berada di hotel bintang lima. Konsep lounge lebih elegan, akan ada pelayan yang akan melayani pesanan makan dan minum tamu. Biasanya, lounge digunakan oleh para pekerja dan pebisnis untuk mengadakan pertemuan dan acara lainnya.

“Makanya kalau ke lounge itu biasanya tamu pakai bajunya yang rapi, berdandan, karena kan mau nunggu meeting  misalnya. Terus minuman yang dijual juga biasanya lebih mahal harganya,” lanjutnya.

Live music di Jaya Pub, Thamrin, Jakarta Pusat.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Live music di Jaya Pub, Thamrin, Jakarta Pusat.

Pub dan Diskotek

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X