Kompas.com - 27/04/2019, 20:05 WIB
Keindahan dari atas Pulau Padar, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAKeindahan dari atas Pulau Padar, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 60 tour operator mancanegara dari Amerika dan Kanada berkunjung ke Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menjajaki paket-paket wisata di provinsi setempat.

"Sebanyak 60 tour operator itu berkunjung mulai kemarin (Jumat, 26/4/2019). Tujuan utama ke Manggarai Barat yang difasilitasi anggota Asita NTT dari operator tour Panorama Destination," kata Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi NTT, Abed Frans di Kupang, Sabtu (27/4/2019).

Baca juga: Di Hotel Ini Wisatawan Bisa Menikmati Sunset di Perairan Komodo

Ia mengapresiasi kunjungan para pelaku wisata tingkat mancanegara ini karena sekaligus menjajaki paket wisata di Manggarai Barat maupun daerah lain di NTT yang bisa dijual untuk wisatawan di negara mereka.

Pemenang Pegipegi Yuk! Jelajah Indonesiamu saat mengunjungi sarang komodo, di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/11/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pemenang Pegipegi Yuk! Jelajah Indonesiamu saat mengunjungi sarang komodo, di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/11/2018).
Puluhan tour operator ini, Menurut Abed, dibawa mengunjungi beberapa destinasi andalan seperti Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, restoran, hotel, dan lainnya di Manggarai Barat yang terkenal memiliki destinasi wisata yang telah mendunia yaitu Taman Nasional Komodo itu.

"Para pelaku ini bisa melihat secara langsung berbagai potensi kekayaan wisata kita di NTT sehingga paket-paket wisata bisa dijual di negara mereka," ujarnya.

Baca juga: Pulau Kelor, Bukit Cantik Wajib Dikunjungi Sebelum Menuju Pulau Rinca

Menurut Abed, kunjungan ini sebagai dampak dari perjalanan promosi pariwisata NTT secara langsung di Los Angeles dan Kanada pada Februari 2019.

Wisatawan bersantai di atas kapal semi phinisi Wae Rebo di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Wisatawan bersantai di atas kapal semi phinisi Wae Rebo di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Untuk itu, lanjut Abed, pihaknya berharap agar semangat promosi dari para pelaku wisata ini sejalan dengan pemerintah daerah setempat untuk terus gencar melakukan promosi dalam berbagai kegiatan pariwisata berskala nasional maupun internasional.

"Promosi pariwisata harus lebih gencar lagi karena dalam beberapa kesempatan sebelumnya di event-event penting pariwisata yang melibatkan banyak pihak, pemerintah daerah kita tampak tidak antusias untuk terlibat," kata Abed Frans.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X