Ini Rute dan Tarif Damri di Bandara YIA Kulonprogo

Kompas.com - 17/05/2019, 17:10 WIB
Sebanyak 52 penumpang terbang dengan pesawat Citilink dari Bandar Udara Yogyakarta International Airport menuju Halim Perdanakusuma pada Senin (6/5/2019). Hari ini, Citilink menjadi maskapai pertama yang mengoperasikan armada di YIA.KOMPAS.com/DANI J Sebanyak 52 penumpang terbang dengan pesawat Citilink dari Bandar Udara Yogyakarta International Airport menuju Halim Perdanakusuma pada Senin (6/5/2019). Hari ini, Citilink menjadi maskapai pertama yang mengoperasikan armada di YIA.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Bus Damri menyiapkan tiga jenis armada di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo.

Damri menyiapkan sebanyak 12 unit bus yang terdiri dari tiga jenis armada untuk memenuhi kebutuhan akses transportasi di Bandara YIA Kulonprogo.

Tiga jenis armada bus Damri pun disiagakan di Bandara YIA Kulonprogo.

Baca juga: Mengintip Rupa Bandara Internasional Yogyakarta...

Jumlah total armada yang disiapkan oleh Damri dan tersedia di Bandara YIA Kulonprogo sebanyak 12 unit.

Total armada itu dengan rincian 5 unit medium long bus, 2 medium bus dan 5 kendaraan jenis Hiace.

Baca juga: Ini Rute Penerbangan Pertama di Bandara Internasional Yogyakarta

Seluruhnya beroperasi melayani rute Stasiun Wojo, Magelang, Kebumen, dan Yogyakarta.

“Jenis medium long bisa menampung 37 penumpang, untuk medium menampung 28 penumpang dan Hiace kapasitasnya 15 penumpang. Jika ditotal dalam sehari bisa menampung 316 penumpang. Bus standby terus di YIA,” kata GM Damri Cabang Yogyakarta, Rahmat Santoso.

Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) didampingi Dirut AP I Faik Fahmi (kiri) melihat kondisi garbarata saat meninjau bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Selasa (7/5/2019). Kunjungan Menteri BUMN tersebut guna melihat secara langsung kondisi terkini bandara YIA pasca beroperasi pada 6 Mei 2019.ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) didampingi Dirut AP I Faik Fahmi (kiri) melihat kondisi garbarata saat meninjau bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Selasa (7/5/2019). Kunjungan Menteri BUMN tersebut guna melihat secara langsung kondisi terkini bandara YIA pasca beroperasi pada 6 Mei 2019.
Rahmat Santoso mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura I terkait penerbangan tambahan (extra flight) di Bandara YIA Kulonprogo.

"Sudah ada koordinasi dengan AP I, kalau koordinasi terakhir ada sekitar 39 penerbangan. Untuk extra flight kami siagakan 12 bus," katanya kepada tribunjogja.com.

Mengenai tarif, Rahmat mengatakan tidak ada perubahan.

Berikut rute dan daftar tarif bus Damri dari bandara YIA:

1. YIA ke Stasiun Wojo Rp 10.000
2. YIA ke Kota Yogyakarta Rp 40.000
3. YIA ke Kebumen Rp 50.000
4. YIA ke Magelang Rp 50.000

Sesuai Kebutuhan

Rahmat optimis jumlah bus yang disediakan oleh Damri di bandara YIA mampu mencukupi kebutuhan akan akses transportasi.

Jika memang diperlukan penambahan, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut.

Penumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5). Saat ini Bandara YIA mulai beroperasi untuk penerbangan komersial.ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO Penumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5). Saat ini Bandara YIA mulai beroperasi untuk penerbangan komersial.
"Jumlah unit cukup, kalau memang dibutuhkan tambahan, nanti pasti akan ada koordinasi lagi. Bisa sebenarnya pakai izin insidental. Harga juga tidak berbeda dari yang pernah kita sosialisasikan," ujarnya.

"Kami juga akan melayani berapa pun penumpangnya. Kemarin ada tiga penumpang ke Yogyakarta, ya kami layani karena memang itu tugas kami. Jadi masyarakat yang mau menggunakan Damri silahkan saja. Kami juga menyediakan rute langsung ke Yogyakarta, Kebumen, dan Magelang," sambung Rahmat.

Hingga saat ini Damri baru melayani 45 persen dari kuota penumpang karena penerbangan ke YIA masih sedikit. (Tribun Jogja)




Close Ads X