KILAS

Traditional Dress Experience Tawarkan Sensasi Jadi Raja Melayu Sehari

Kompas.com - 15/08/2019, 11:00 WIB
Wisatawan menjajal sensasi duduk di singgasana raja. Dok. KemenparWisatawan menjajal sensasi duduk di singgasana raja.

Sementara itu, untuk putri terdiri sunting, dok atau rantai, pending, dan kain songket. Sunting atau mahkota di kepala ditengarai dipengaruhi budaya Tiongkok.

Ada juga Busana Kurang Melayu. Variannya terdiri dari Baju Kurung Cekak Musang, Tulang Belut, Teluk Belanga, hingga Kebaya Labuh.

Baca juga: Masjid di Pulau Penyengat, Konon Dibangun dengan Bahan Putih Telur

Busana Melayu penuh filosofi

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kepariwisataan Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan, busana Melayu memiliki kekhasannya masing-masing.

“Lebih dari sekadar busana, ada banyak filosofi yang harus diketahui oleh para pemakaianya,” terang Giri.

Misal, lanjut Giri, pada Baju Kurung Teluk Belanga. Ini memiliki ciri kerah terbalik dan memiliki lima kancing yang menjadi simbol syariat Islam.

Adapun satu kancing besar berbentuk bros pada baju tersebut melambangkan keesaan Tuhan.
Giri juga menjelaskan, selain mengandung makna Ketuhanan, busana Melayu bisa mereprensentasikan kelas sosial pemakainya.

Baca juga: Siap-Siap, 8 Paket Wisata Pulau Penyengat Bakal Dirilis!

Contohnya pada busana Melayu putri yang umumnya memiliki ukuran lebar. Desain tersebut dibuat untuk menghindari kesan seksi.

Bahkan, pada lipatan kain luar baju tersebut bisa digunakan sebagai penanda status pernikahan si pemakai, baik wanita maupun pria.

Itu ditentukan dari gaya lipatannya. Bila lipatan terluar berada di sisi kanan, maka pemakainya sudah menikah. Namun, bila lipatan baju di sisi kiri, ini berarti ia masih berstatus lajang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X