10 Oleh-Oleh Bandung Favorit

Kompas.com - 18/09/2019, 07:06 WIB
Tahu susu Lembang, bisa dibeli mentah atau yang sudah digoreng Kompas.com/Sri Anindiati NursastriTahu susu Lembang, bisa dibeli mentah atau yang sudah digoreng

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandung selalu menjadi destinasi wisata favorit warga Jakarta. Jaraknya yang tidak terlalu jauh membuat Bandung menjadi pilihan liburan singkat warga ibukota.

Selain pilihan destinasi yang beragam, "Kota Kembang" punya banyak kuliner lezat. Nah, berwisata tentu saja tidak lengkap tanpa oleh-oleh.

Saat kamu pulang dari Bandung, ada banyak pilihan oleh-oleh. Berikut oleh-oleh khas Bandung yang bisa kamu bawa pulang:

1. Cireng

Cireng merupakan singkatan dari aci goreng. Tak hanya Bandung, makanan camilan cireng ini juga tersebar hampir di seluruh wilayah Jawa Barat. Saat ini banyak terdapat pilihan cireng yang dapat dibeli.

Baca juga: Geblek, Cireng Khas Kulon Progo

Mulai dari bentuknya yang beraneka ragam, sampai isi cireng yang juga bermacam-macam, seperti daging, sosis, keju, bakso, teriyaki dan lain sebagainya.

Di Bandung banyak terdapat toko-toko yang bisa diburu oleh wisatawan, diantaranya adalah Cireng Cipaganti, Cireng Kamsia, Cireng Keraton, Cireng Rampat, dan lain-lain.

Sajian Batagor H Darto di Bandung yang begitu menggugah selera. 

 TRIBUN JABAR/FASKO DEHOTMAN Sajian Batagor H Darto di Bandung yang begitu menggugah selera.

2. Batagor

Batagor juga salah satu kudapan terkenal dari Bandung. Untuk membawa pulang sebagai buah tangan, dapat memilih batagor beku yang telah disediakan oleh para penjual batagor di Bandung.

Baca juga: Ini Gerai Batagor Langganan Selebriti di Bandung

Umumnya batagor beku kedap udara dengan bumbu terpisah sehingga lebih awet dibawa bepergian.

Gerai batagor terkenal di Bandung ada Batagor Kinsgley, Batagor Riri, Batagor Haji Yunus, Batagor Burangrang, Batagor H Darto, dan masih banyak lagi.

3. Kue Soes

Koes soes sudah lama menjadi buah tangan khas Bandung. Salah satu toko kue legendaris adalah Soes Merdeka Badranaya.

Awalnya toko kue ini dikelola oleh seorang Belanda bernama Meneer Van Grafhorst pada 1918. Pada 1969, nama toko kue ini berubah dan diteruskan oleh para karyawan toko lama.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X