Kompas.com - 10/02/2020, 23:02 WIB
Cara pembuatan arak Bali secara tradisional. SHUTTERSTOCK/PANDA HAVING FUNCara pembuatan arak Bali secara tradisional.

Seperti yang diketahui, Gubernur Bali I Wayan Koster baru saja mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi Dan/Atau Destilasi Khas Bali yang dikeluarkan secara resmi Kamis (6/2/2020) lalu.

Dalam peraturan disebutkan bahwa minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali adalah salah satu sumber daya keragaman budaya Bali.

 

Maka dari itu, minuman seperti arak, tuak, dan brem khas Bali perlu dilindungi, dikembangkan, dan dimanfaatkan demi mendukung peningkatan ekonomi berbasis budaya sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Mereka (wisatawan asing yang berkunjung ke Bali) minum kan juga alkohol impor, rasanya sudah pasti sama saja dan tidak berubah. Tapi saat mereka mencoba arak Bali (yang kini dapat dikonsumsi secara aman dan legal), mereka akan mencoba minuman dengan rasa yang unik dan berbeda (dari alkohol impor),” kata Sedana Merta.

Baca juga: Arak-arak Bondowoso, Menikmati Pemandangan Indah Bareng Puluhan Monyet

Akhir kata, Sedana Merta menuturkan bahwa harapan dari sektor pariwisata adalah para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali akan memborong banyak arak Bali untuk oleh-oleh.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelegalan yang dapat menumbuhkan ekonomi kreatif dan pariwisata juga dinilai dapat menarik perhatian penikmat minuman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Travel Update
3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

Travel Update
6 Fakta Karst Rammang-Rammang Maros, Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

6 Fakta Karst Rammang-Rammang Maros, Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Travel Update
Ajak Atta Halilintar, Sandiaga Resmikan Desa Wisata Rammang-Rammang

Ajak Atta Halilintar, Sandiaga Resmikan Desa Wisata Rammang-Rammang

Travel Update
Tak Miliki Izin, Pemerintah Tutup Obyek Wisata Pioneer Camp Aceh

Tak Miliki Izin, Pemerintah Tutup Obyek Wisata Pioneer Camp Aceh

Travel Update
Catat! Daftar 6 Hotel Karantina Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Catat! Daftar 6 Hotel Karantina Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Jalan Jalan
Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Travel Tips
Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Travel Tips
6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

Travel Tips
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Jalan Jalan
Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Travel Update
Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Jalan Jalan
Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X