Hello Kitty Cuti gara-gara Virus Corona

Kompas.com - 26/02/2020, 16:20 WIB
Ghibli Museum di Jepang. shutterstock.com/cowardlionGhibli Museum di Jepang.

Proses tersebut dapat dilakukan dengan menghubungi agen perjalanan yang mereka gunakan.

Sementara bagi mereka yang membeli tiket secara langsung, mereka akan dibantu oleh pihak tempat wisata tersebut.

Selain Hello Kitty Land Tokyo dan Harmonyland, tempat wisata lain yakni Studio Ghibli juga melakukan penutupan sementara.

Mengutip Soranews24, Ghibli Museum di Mitaka, Tokyo, juga akan melakukan penutupan sementara mulai 25 Februari 2020 hingga 17 Maret 2020. 

“Kami meminta maaf kepada masyarakat yang berencana datang ke museum ini. Akan tetapi, kami akan terus melakukan pengawasan terhadap situasi saat ini,” tulis pernyataan resmi yang dikutip dari Soranews24.

Menurut laman resmi Ghibli Museum, hanya tiket yang dipesan pada 22 Januari – 30 Maret saja yang akan mendapatkan pengembalian uang.

Ghibli Museum di Jepang.shutterstock.com/ Ghibli Museum di Jepang.

Ghibli Museum meminta agar masyarakat tetap sabar karena proses konfirmasi pembelian tiket mungkin akan memakan waktu cukup lama.

Hingga Minggu (23/2/2020) lalu, terdapat setidaknya 770 kasus virus corona yang terdeteksi di Jepang. Angka tersebut termasuk 634 kasus dari kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama.

Selain penutupan tempat wisata tersebut, pemerintahan Jepang juga mengatakan telah merundingkan rencana penangguhan atau pembatalan beberapa acara besar di Tokyo.

Baca juga: Ramen Jepang dan Ramyun Korea, Apa Bedanya?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X