Perancis Siaga 2, KBRI Paris Kembali Imbau WNI Terkait Virus Corona

Kompas.com - 14/03/2020, 20:03 WIB
Menyaksikan Menara Eiffel dari Champ de Mars SHUTTERSTOCK/MARINAD_37Menyaksikan Menara Eiffel dari Champ de Mars

JAKARTA, KOMPAS.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris kembali memberi imbauan kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) di wilayah Perancis, Andorra, dan Monako untuk tetap waspada terkait virus corona ( Covid-19).

Baca juga: Semua Negara Schengen Kecuali Perancis Tunda Pembuatan Visa untuk China

Sebab, kini Perancis menetapkan status “Siaga 2” dengan prediksi angka penyebaran virus yang masih akan tinggi ke depannya.

Baca juga: Chocolatier Perancis Rancang Telur Cokelat dengan Bentuk Virus Corona

Melansir laman Facebook resminya, Sabtu (14/3/2020), KBRI Paris turut serta memberi imbauan agar WNI melakukan beberapa langkah-langkah pencegahan dan antisipasi sebagai berikut:

1. Ikuti ketentuan Siaga-2 Pemerintah Prancis.

2. Menjaga kesehatan dan kebugaran.

3. Rajin cuci tangan dengan sabun atau hand-rub mengandung alkohol.

4. Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau dengan lengan.

5. Menjaga jarak saat berbicara dengan orang lain, terutama dengan yang sakit flu/demam.

6. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut.

7. Gunakan masker kesehatan terutama ketika sakit.

8. Menunda perjalanan ke daerah/negara epidemi Covid-19 sampai ada informasi lebih lanjut.

Paris, Perancis.dw.com Paris, Perancis.

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa hubungi layanan telepon hotline gratis Pemerintah Perancis melalui nomor 0800130000.

Kamu juga bisa hubungi KBRI Paris di nomor +33621122109 atau KJRI Marseille di nomor +33618221283 (terutama di wilayah Prancis selatan) untuk keadaan darurat.

Sementara itu, apabila kamu baru tiba di Perancis dari wilayah epidemi virus corona dan mengalami demam, batuk, dan sulit bernafas dalam jangka waktu 14 hari, maka bisa langsung telepon SAMU (darurat-medik) di nomor 15 untuk melaporkan sejarah perjalanan sebelumnya.

Jika kamu membutuhkan layanan konsuler KBRI Paris, mereka akan tetap buka mulai 16 Maret 2020 dengan jam layanan pmulai pukul 10.30 – 15.30 waktu setempat.

Hingga bulan April, seluruh kegiatan yang dalam KBRI yang melibatkan masyarakat juga akan ditunda untuk sementara waktu.

KBRI Paris juga akan mewajibkan orang-orang yang datang untuk melalui pemeriksaan suhu tubuh dan mencuci tangan dengan hand sanitizer.

Jika kamu berencana untuk berkunjung ke Perancis dalam waktu dekat, ada baiknya kamu pantau informasi dari otoritas terkait.

Berdasarkan informasi terbaru, penetapan status “Siaga 2” Prancis disebabkan karena per tanggal 13 Maret 2020, terdapat 2876 kasus positif corona dengan 61 korban meninggal.

Maka dari itu, banyak kegiatan, pertemuan, konferensi, dan pameran yang ditunda atau dibatalkan. Bahkan, museum dan tempat wisata turut mengumumkan penutupan sementara.

Kolam air mancur di Taman Trocadero SHUTTERSTOCK/KIEV.VICTOR Kolam air mancur di Taman Trocadero

Pemerintah Perancis juga memberi imbauan dan ketentuan sebagai berikut:

1. Larangan kegiatan yang dihadiri 100 orang.

2. Penutupan sekolah sampai dengan universitas di seluruh Perancis sampai waktu yang tidak ditentukan.

3. Hindari perjalanan yang tidak perlu.

4. Larangan berkunjung ke panti werda.

5. Hindari berjabat tangan dan cium pipi (la bise).

Baca juga: Panduan Lengkap Menghadapi Wabah Virus Corona

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X