Kompas.com - 19/03/2020, 11:30 WIB
Pendaki berjalan menuju area pasar bubrah di bawah puncak Taman Nasional Gunung Merapi, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (21/9). Libur tahun baru Islam satu Muharram dimanfaatkan sejumlah wisatawan untuk mendaki menikmati panorama alam dari ketinggian 2.968 meter di atas permukaan air laut (mdpl). ANTARA FOTO/Hendra NurdiyansyahPendaki berjalan menuju area pasar bubrah di bawah puncak Taman Nasional Gunung Merapi, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (21/9). Libur tahun baru Islam satu Muharram dimanfaatkan sejumlah wisatawan untuk mendaki menikmati panorama alam dari ketinggian 2.968 meter di atas permukaan air laut (mdpl).


JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai langkah upaya pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI menutup 16 taman nasional (TN) dan taman wisata alam (TWA).

Dirjen Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno mengatakan penutupan tersebut dilakukan pada hari berbeda sejak Senin (16/3/2020).

"Umumnya hari Senin, tapi ada juga yang Selasa kemarin, dan ada juga yang hari ini baru ditutup. Sementara baru 16, nanti akan di-update lagi jika bertambah," kata Wiratno saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/3/2020).

Baca juga: Tunda Liburan Kamu, Saatnya Cegah Penyebaran Virus Corona

Perihal waktu berakhirnya penutupan, ia mengatakan belum dapat dipastikan. Menurutnya, KLHK tengah menunggu dan pertimbangkan surat edaran dari bupati atau gubernur dari masing-masing taman.

Kendati demikian, Wiratno mengaku ada beberapa taman yang masih belum ditutup, salah satunya yaitu Taman Nasional Komodo. Kendati demikian, wisatawan yang berkunjung ke sana mulai berkurang.

"Kawasan favorit yang tidak ditutup juga sudah sangat sedikit pengunjungnya. Saya kira masyarakat sudah sadar pentingnya social distancing, menjaga atau menghindari kerumunan dari banyak orang," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Indonesia Tunda Sebulan Bebas Visa dan Visa on Arrival untuk Turis Asing

Pemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 2, Probolinggo, Jawa Timur.Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf Pemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 2, Probolinggo, Jawa Timur.
Wiratno juga sudah menginformasikan kepada pengelola taman nasional dan taman wisata alam yang masih buka untuk memperbarui situasi kondisi pengunjung.

Ia mengungkapkan, jika ada pengunjung yang memiliki gejala awal virus corona maka akan diperintahkan agar taman nasional atau taman wisata alam tersebut segera ditutup.

Sementara itu, Wiratno menambahkan, Pulau Komodo telah melarang kunjungan cruise dari Australia karena membawa orang dalam jumlah yang banyak. 

Baca juga: Traveler Indonesia Diimbau Segera Pulang dan Batasi Pergi ke Luar Negeri

"Cruise ini bisa 500 orang isinya, dari berbagai macam kebangsaaan, kami khawatir ada pengunjung atau orang di situ terjangkit virus corona lalu tersebar," jelasnya.

Adanya virus corona, lanjutnya, membawa dampak paling besar pada masyarakat lokal karena kehilangan wisatawan.

Namun, ia menjelaskan, tindakan preventif harus tetap dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona di tempat-tempat tersebut.

Baca juga: Gunung Bromo dan Semeru Tutup Sementara untuk Cegah Virus Corona

Wiratno mengutarakan taman nasional dan taman wisata alam juga memiliki call center yang dapat dihubungi jika ada masalah dan memerlukan bantuan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.