Sesuai Prediksi, Jumlah Wisman pada Maret 2020 Turun karena Corona

Kompas.com - 05/05/2020, 09:28 WIB
Ilustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia. Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifIlustrasi wisatawan mancanegara di Indonesia.


JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data terkait kunjungan wisatawan mancanegara pada Maret 2020.

Berdasarkan data BPS, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tercatat mengalami penurunan dibandingkan Maret tahun 2019, sebesar 64,11 persen.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, penurunan sudah diperkirakan, mengingat langkah-langkah pemerintah dan juga pemerintah negara penyumbang wisman potensial ke Indonesia yang memutuskan menutup akses keluar masuk negara.

"Secara kumulatif pada Januari hingga Maret 2020, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 2,61 juta kunjungan atau turun 30,62 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 3,76 juta kunjungan," kata Wishnutama melalui rilis yang diterima Kompas.com, Senin (4/5/2020).

Sementara itu, BPS juga mencatat kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 45,50 persen pada Maret 2020 dibandingkan Februari 2020.

Ilustrasi pariwisata IndonesiaDokumentasi Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi pariwisata Indonesia

Baca juga: Kemenparekraf Fasilitasi UMKM dengan 5 Skema Program Bantuan Pemerintah

Wishnutama juga mengatakan, hal ini mengingat pariwisata merupakan sektor pertama dan paling terdampak atas pandemi Covid-19.

" Kemenparekraf sendiri saat ini fokus dalam upaya bersama mencegah penyebaran COVID-19 serta memastikan dan menjalankan langkah mitigasi dampak dari pandemi COVID-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, ia mengatakan adanya penurunan kinerja sektor pariwisata yang tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di negara lain.

Penutupan batas kota atau negara mengakibatkan tak beroperasinya banyak rute penerbangan sehingga aktivitas pariwisata pun berhenti, kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X