Kompas.com - 20/05/2020, 06:20 WIB
Ilustrasi ayam goreng dan wisata Yogyakarta Shutterstock dan Biro Komunikasi Publik KemenparekrafIlustrasi ayam goreng dan wisata Yogyakarta

KOMPAS.com - Resep ayam krispy ala McDonald's masuk dalam jajaran berita terpopuler Travel Kompas.com pada Selasa kemarin.

Berita terpopuler lainnya adalah pengalaman turis Indonesia selama tiga bulan terjebak di dua negara karena lockdown, perbedaan tepung terigu serbaguna, protein rendah dan protein tinggi.

Selain itu, resep mudah bikin nastar tanpa oven, serta Yogyakarta susun protokol New Normal untuk siap sambut wisatawan saat pandemi berakhir.

Untuk lengkapnya, berikut berita terpopuler Travel Kompas.com pada 19 Mei 2020.

Rahasia Resep Ayam Goreng Krispy ala McDonald's, Ternyata Pakai Ini...

Ilustrasi ayam goreng. SHUTTERSTOCK/DARRYL BROOKS Ilustrasi ayam goreng.
Ayam goreng crispy ala McDonald's (McD) menjadi salah satu menu favorit orang Indonesia, terutama saat Ramadhan ini.

Terkadang timbul rasa penasaran, bagaimana ayam goreng McD tersebut punya tekstur begitu renyah di luar dan lembut di dalam. Kini rahasia tersebut telah terbongkar.

McDonald's Indonesia membagikan resep ayam goreng crispy melalui unggahan Instastory Instagram resmi @mcdonaldsid.

Kamu pun bisa mencobanya sendiri di rumah, mengingat bahan dan caranya terbilang mudah.

Baca selengkapnya di sini.

Pengalaman Turis Indonesia 3 Bulan Terjebak di 2 Negara karena Lockdown

Palacio de Bellas Artes di Mexico City. Dok. Shutterstock/Kamira Palacio de Bellas Artes di Mexico City.
Pandemi virus corona membuat beberapa negara terpaksa melakukan kebijakan lockdown untuk menekan penyebaran virus.

Kebijakan penutupan batas negara tersebut benar-benar ketat, diterapkan bagi warga negara maupun wisatawan yang terjebak di negara itu.

Salah seorang turis asal Indonesia bernama Ezta Lavista berbagi cerita pengalamannya kala berwisata di masa pandemi virus corona dan harus memperpanjang masa kunjungan.

Ia membagikan cerita melalui Live Instagram akun pribadinya @ezta_lavista dan akun pemandu acara @erlanprimansyah, Sabtu (16/5/2020) malam.

Ezta yang seorang instruktur yoga ini kini berada di Meksiko tepatnya Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mexico City. Sebelumnya, ia berada di Ekuador selama lebih dari satu bulan.

Baca selengkapnya di sini.

Jangan Salah Pakai, Kenali Bedanya Tepung Terigu Serbaguna, Protein Rendah, dan Protein Tinggi

Ilustrasi tepung teriguTimmary Ilustrasi tepung terigu
Tepung terigu merupakan salah satu bahan utama membuat roti dan kue. Rupanya kandungan protein pada tepung terigu cukup beragam yang nantinya menentukan hasil akhir kue buatan kita.

Di antaranya tepung terigu serbaguna, tepung terigu protein rendah, dan tepung terigu protein tinggi. Ketiganya mempunyai perbedaan dan fungsi masing-masing.

Dilansir dari bonappetit, berikut perbedaan dari tepung terigu tersebut dan sajian apa yang tepat untuk masing-masing tepung.

Baca selengkapnya di sini.

Resep Mudah Bikin Nastar Tanpa Oven, Cukup Pakai Wajan Teflon

Ilustrasi nastar, kue khas Lebaran di Indonesia. Nastar berisi selai nanas. SHUTTERSTOCK/ARIS SETYA Ilustrasi nastar, kue khas Lebaran di Indonesia. Nastar berisi selai nanas.
Nastar menjadi kue wajib pada saat Lebaran. Kue berisi selai nanas ini umumnya dibuat menggunakan oven.

Namun bila tak mempunyai alat pemanggang, kamu bisa gunakan wajan teflon.

Chef Siti Kanari selaku Senior Pastry & Bakery Cook Hotel Santika Bandung menjabarkan bagaimana cara membuat nastar tanpa oven di rumah.

"Bisa membuat nastar tanpa oven, kita bisa membuat nastar yang renyah dan lembut dengan cara memakai (wajan) teflon, dengan cara memasak memakai api kecil," jelas Chef Siti kepada Kompas.com, Selasa (19/5/2020).

Baca selengkapnya di sini.

Yogyakarta Susun Protokol New Normal, Siap Sambut Wisatawan setelah Corona

Monumen Tugu Yogyakarta, tempat wisata populer di Kota Gudeg. DOK. BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAF Monumen Tugu Yogyakarta, tempat wisata populer di Kota Gudeg.
Yogyakarta siap menyambut kembali kedatangan wisatawan setelah pandemi virus corona (Covid-19).

Plus, mereka juga siap dengan situasi New Normal. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Singgih Raharjo.

Dikutip dari Antara, Singgih mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait kegiatan pariwisata di DIY, baik untuk pengelola destinasi maupun wisatawan.

"Umpamanya pandemi ini tidak selesai-selesai, ya tidak mungkin kita mau tutup terus," kata dia.

Singgih melanjutkan, pemulihan kembali kegiatan pariwisata di Kota Gudeg harus menyesuaikan dengan kondisi yang baru disertai SOP yang baru pula.

Baca selengkapnya di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.