Kalahkan Beijing, Wuhan Jadi Destinasi Wisata yang Ingin Dikunjungi Orang China

Kompas.com - 23/05/2020, 23:03 WIB
Sejumlah pasangan dengan mengenakan masker menari di sebuah taman di sebelah Sungai Yangtze, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (12/5/2020). Memasuki enam pekan bebas dari lockdown yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Januari lalu, warga Wuhan kembali beraktivitas walau dalam kondisi terbatas. AFP/HECTOR RETAMALSejumlah pasangan dengan mengenakan masker menari di sebuah taman di sebelah Sungai Yangtze, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (12/5/2020). Memasuki enam pekan bebas dari lockdown yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Januari lalu, warga Wuhan kembali beraktivitas walau dalam kondisi terbatas.


KOMPAS.com - Wuhan yang dikenal sebagai tempat pertama kasus positif virus corona, kini kembali pulih dan menjalani kehidupan era New Normal. Wuhan dilaporkan mampu mengembalikan perekonomian China melalui pariwisata.

Melansir Forbes, Wuhan bahkan disebut berada di puncak daftar keinginan orang pergi ke China, mengalahkan Beijing. Sebelumnya, daerah itu berada di posisi kedelapan tujuan wisata pada tahun lalu.

Temuan tersebut berasal dari jajak pendapat 15.000 orang ditambah data 20 juta postingan media sosial, menurut sebuah studi Akademi Pariwisata Tiongkok di Beijing.

Wuhan perlahan bangkit kembali setelah menjalani lockdown 11 minggu yang berakhir pada 8 April. Untuk membangkitkan perekonomian, pariwisata pun telah membuktikannya.

Direktur Penelitian Pariwisata Dokter Song Rui mengatakan, wisatawan ingin membantu pemulihan ekonomi di kawasan Wuhan.

Baca juga: Gambaran Kehidupan di China Setelah Pandemi, Restoran dan Tempat Wisata Tetap Menerapkan Prosedur Kesehatan

Sejumlah hotel murah dan penawaran perjalanan yang terjangkau menarik minat kaum muda dan berpenghasilan rendah mengunjungi kota itu. Kelompok ini, berencana melakukan perjalanan rata-rata empat hari pada akhir tahun, ketika situasi ekonomi menguntungkan.

Warga menikmati makanan di sebuah restoran di Wuhan, Provinsi Hubei, 16 April 2020. Setelah sempat menjalani masa karantina akibat penyebaran Covid-19, jutaan orang di China kembali turun ke jalan dan mengunjungi kawasan wisata yang kembali dibuka.AFP/HECTOR RETAMAL Warga menikmati makanan di sebuah restoran di Wuhan, Provinsi Hubei, 16 April 2020. Setelah sempat menjalani masa karantina akibat penyebaran Covid-19, jutaan orang di China kembali turun ke jalan dan mengunjungi kawasan wisata yang kembali dibuka.

Lanjut Rui, orang akan lebih bahagia selama berbulan-bulan mendatang untuk tetap dengan atraksi domestik dan perjalanan jarak pendek.

Baca juga: Survei: Usai Pandemi Berlalu, Orang-orang China Ingin Pergi ke... Wuhan

Buntut virus pada kebiasaan bepergian China dikatakan akan menguntungkan Wuhan juga.

Pasalnya, orang China lebih menganggap Wuhan sebagai tempat wisata yang jauh lebih aman daripada tujuan di luar negeri. Hal ini karena menurut mereka, virus kini lebih menyebar ke berbagai daerah di luar China.

Wuhan jadi magnet turis global?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Forbes
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X