Protokol New Normal, Wisatawan ke Labuan Bajo Bakal Registrasi Online

Kompas.com - 29/05/2020, 10:39 WIB
Pelabuhan Labuan Bajo KOMPAS.COM/DANI PRABOWOPelabuhan Labuan Bajo


JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) tengah membangun sistem digital registrasi online bagi para wisatawan yang ingin ke Labuan Bajo, baik destinasi wisata bahari maupun darat.

Hal ini guna menyambut era new normal yang mengedepankan penerapan protokol kesehatan pariwisata.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (28/5/2020), Direktur Utama BOPLBF, Shana Fatina mengatakan, sistem digital pariwisata terpadu yang terintegrasi dalam satu big data ini sudah dirancang sejak awal oleh BOPLBF.

"Kami sedang usahakan sebagai langkah awal mempercepat berjalannya sistem registrasi online untuk mempermudah akses para pengunjung ke destinasi wisata khususnya yang ada di Labuan Bajo," kata Shana.

"Sistem digital ini salah satu cara yang kami lakukan agar bisa mengatur jumlah pengunjung dan menata pola perjalanan wisatawan untuk menghindari kerumunan," lanjutnya.

Baca juga: Yogyakarta Siap Buka Pariwisata, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol New Normal

Salah satu pemandagan alam yang memanjakan mata wisatawan domestik dari salah satu penginapan di Labuan Bajo, NTT.KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARI Salah satu pemandagan alam yang memanjakan mata wisatawan domestik dari salah satu penginapan di Labuan Bajo, NTT.

Menurut dia, sistem digital pariwisata ini diharapkan akan menjadi rumah bagi pariwisata Flores dan Nusa Tenggara Timur (NTT) secara keseluruhan.

Adapun sistem registrasi online ini akan diujicoba rencananya pada 9 Juni nanti. Registrasi online akan sekaligus mengatur jadwal dan kuota pengunjung.

Selain itu, sistem ini juga dimaksudkan untuk sekaligus mendata identitas wisatawan yang datang dan mampu melacak riwayat perjalanannya.

Shana menekankan pentingnya identifikasi data setiap pengunjung sebagai salah satu upaya memperkuat penerapan tatanan normal baru sektor pariwisata.

"Kami sudah beberapa kali berkoordinasi dengan para pengelola destinasi wisata salah satunya dengan BTNK agar secepatnya bisa memenuhi kelengkapan yang dibutuhkan untuk bisa membangun sistem ini," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X