Kompas.com - 30/05/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi kapal di Pelabuhan Labuan Bajo. Dok. Shutterstock/Harry HermananIlustrasi kapal di Pelabuhan Labuan Bajo.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) Wayan Darmawa menanggapi kabar kapal angkutan wisata rusak, tak terurus, dan tenggelam karena tak mengangkut wisatawan di masa pandemi.

Menurutnya, para pemiliki kapal wisata seharusnya memiliki asuransi guna mengantisipasi musibah tak terduga seperti saat ini.

Baca juga: Pariwisata Labuan Bajo Akan Dibuka Kembali, Ikuti Protokol Kesehatan

"Kalau kapal itu kapal usaha, mestinya kan mereka memiliki asuransi. Dengan asuransi kita berharap mereka bisa memulihkan aktivitasnya," kata Wayan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Ia menyebut hingga kini bantuan pemerintah berfokus pada penanganan Covid-19 yaitu soal kesehatan dan pemberian stimulus sosial masyarakat.

Terlebih ia mengatakan, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) provinsi NTT terbatas.

Alhasil kecil harapan untuk pemerintah membantu kejadian akan kapal wisata. Ditambah  fokus pemerintah saat ini adalah menangani virus corona, kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: NTT Kembali Buka Pariwisata dengan Protokol Kesehatan

Soal kapal tenggelam dan rusak karena tak terurus, Wayan juga menyorotinya.

Pelabuhan Labuan BajoKOMPAS.COM/DANI PRABOWO Pelabuhan Labuan Bajo

"Sampai sekarang soalnya enggak ada laporan, dan enggak ada permintaan dari pemilik kapal," kata Wayan.

"Paling tidak kan kalau ada laporan, walaupun pemerintah daerah belum bisa memberikan dukungan, kita bisa beri dukungan dengan menyampaikan (laporan) ke pemerintah pusat," jelasnya.

Baca juga: Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Oleh sebab itu, ia mengimbau bagi pemiliki kapal wisata yang kapalnya rusak, dan tenggelam karena masa pandemi ini bisa melaporkan kepada Dinas Pariwisata terlebih dulu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.