6 Cara Traveler Bisa Ikut Jaga Kehidupan Laut

Kompas.com - 09/06/2020, 19:30 WIB
KEINDAHAN ALAM INDONESIA - Pulau Cingkuak, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat (15/5/2015). Pulau Cingkuak yang berdekatan dengan Pantai Carocok menyediakan wahana air seperti banana boat dan flying fish. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOKEINDAHAN ALAM INDONESIA - Pulau Cingkuak, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat (15/5/2015). Pulau Cingkuak yang berdekatan dengan Pantai Carocok menyediakan wahana air seperti banana boat dan flying fish.


KOMPAS.com - Laut yang indah dan bersih tentu akan menjadi daya tarik wisata. Tentu setiap wisatawan yang datang harus menjaga kelestarian dan ekosistem laut agar pariwisata keberlanjutan dapat terwujud.

World Wildlife Fund (WWF) melalui situs resminya, menjelaskan tujuh hal yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan lautan. Berikut Kompas.com rangkum tujuh cara selamatkan laut yang bisa kamu lakukan:

Periksa label makanan laut

Penangkapan ikan yang berlebihan merupakan ancaman terbesar yang dihadapi laut. Hal ini mengakibatkan populasi ikan global menurun dengan cepat karena tingginya permintaan dan praktik penangkapan ikan yang tak menerapkan berkelanjutan.

Baca juga: 5 Kepulauan di Indonesia yang Kaya akan Potensi Wisata Bahari

Kamu bisa membantu menjaga perikanan dan stok ikan tetap sehat dengan cara memilih makanan laut yang berkelanjutan ketika berbelanja.

Kurangi emisi karbon

Hal ini akan sangat membantu ekosistem laut. Bukan tanpa alasan, pemakaian karbon terlalu banyak dapat merusak ekosistem laut karena pembakaran bahan bakar fosil itu dibuang ke laut.

WWF melaporkan dalam setengah abad terakhir, samudera telah menyerap 90 persen dari kelebihan panas yang diciptakan oleh pembakaran bahan bakar fosil.

Hal ini memengaruhi ikan-ikan di laut, memutihkan terumbu karang, mengubah cara spesies laut bereproduksi, mempercepat kenaikan permukaan laut, hingga mengubah peristiwa cuaca di darat.

Saat berwisata, matikan pendingin udara dan lampu kamar hotel saat keluar dari kamar. Cabut pula peralatan elektronik saat tidak digunakan. Kemudian, gunakan sepeda atau transportasi umum saat bepergian.

Stainless straw, inovasi baru buat menggantikan sedotan plastik sekali pakai yang berdampak buruk bagi lingkungan.SHUTTERSTOCK Stainless straw, inovasi baru buat menggantikan sedotan plastik sekali pakai yang berdampak buruk bagi lingkungan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X