Catat, Protokol Kesehatan untuk Pengunjung Tempat Wisata, Seperti Apa?

Kompas.com - 25/06/2020, 10:30 WIB
Pengunjung menikmati suasana Pantai Festival di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengunjung menikmati suasana Pantai Festival di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah RI secara resmi telah mengesahkan protokol kesehatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Protokol tersebut disusun oleh Kemenparekraf bersama para pemangku kepentingan, serta kementerian terkait. Protokol juga disahkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan (KMK).

Protokol kesehatan disahkan melalui KMK Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga: Sah, Kini Ada Acuan Protokol Kesehatan Khusus Sektor Pariwisata Indonesia

Berdasarkan pantauan Kompas.com, dalam protokol kesehatan tersebut terdapat panduan khusus bagi pengunjung tempat wisata.

Berikut daftar panduan protokol kesehatan bagi pengunjung tempat wisata pada era new normal:

  1. Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum melakukan kunjungan ke lokasi daya tarik wisata.
  2. Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas tetap di rumah dan periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila berlanjut.
  3. Selalu menggunakan masker selama berada di lokasi daya tarik wisata.
  4. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer.
  5. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung, dan mulut.
  6. Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter.
  7. Saat tiba di rumah, segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota keluarga di rumah.
  8. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan disinfektan.

Baca juga: Sumbar Buka Pariwisata, Ini Rekomendasi 10 Tempat Wisatanya

Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.
Penerapan protokol kesehatan tempat wisata

Salah satu tempat wisata di Bogor, Taman Safari Bogor (TSB), menerapkan beberapa protokol kesehatan bagi pengunjung tempat wisata. TSB membuka kembali operasionalnya pada 15 Juni 2020.

Adapun protokol kesehatan yang dimaksud adalah pengunjung wajib mengenakan masker dan menjaga jarak.

Humas TSB, Yulius H Suprihardo, menuturkan bahwa pihaknya juga akan terus selalu mengingatkan pengunjung untuk melakukan kedua protokol kesehatan tersebut melalui bagian informasi.

Baca juga: Ancol Siapkan Protokol Khusus New Normal Pariwisata

Selain itu, tempat wisata Ancol juga memberlakukan protokol kesehatan. Beberapa protokol tersebut, seperti pengunjung wajib memakai masker, dan melalui prosedur pengecekkan suhu tubuh.

Pengunjung juga dianjurkan untuk sering mencuci tangan di tempat yang telah disediakan, atau menggunakan hand sanitizer.

Pengunjung wajib menerapkan jaga jarak di semua area, termasuk antrean wahana, restoran, dan fasilitas lain dalam kawasan Ancol.

Baca juga: Berkunjung ke Gunung Api Purba Nglanggeran, Ini Aturan New Normal

Selanjutnya, Kawasan Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran juga memiliki beberapa protokol kesehatan bagi pengunjung tempat wisata meski masih belum dibuka untuk umum.

Beberapa protokol kesehatan tersebut mencakup kewajiban pengunjung untuk mencuci tangan, serta menjaga jarak saat mengantre.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X