Kapan Waktu Terbaik Menikmati Budaya Raja Ampat?

Kompas.com - 26/07/2020, 13:12 WIB
Tarian dari Manokwari Selatan bernama tari Amenya Ahanlo, yang dipentaskan dalam gelaran Festival Bahari Raja Ampat 2017, Sabtu (21/10/2017). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIATarian dari Manokwari Selatan bernama tari Amenya Ahanlo, yang dipentaskan dalam gelaran Festival Bahari Raja Ampat 2017, Sabtu (21/10/2017).


KOMPAS.com - Raja Ampat tak hanya dikenal sebagai salah satu destinasi wisata populer di Indonesia karena keindahan alamnya.

Raja Ampat yang berada di Provinsi Papua Barat ini juga memiliki kekhasan dari segi budayanya yang mampu menarik wisatawan.

Baca juga: New Normal, Liburan ke Raja Ampat Diprediksi Semakin Mahal

Jika kamu ingin datang untuk berwisata budaya di Raja Ampat, kamu bisa mengunjungi ragam festival yang diselenggarakan seperti misalnya Festival Pesona Misool, dan Festival Pesona Bahari.

Namun, menurut Tour Manager G-Tour, Tina Roy, yang juga kerap membawa wisatawan grup tur ke Raja Ampat, Festival Pesona Bahari lah yang kerap dicari wisatawan.

"Paling terkenal itu wisatawan datang ke Festival Baharinya Raja Ampat. Biasanya dilaksanakan bulan Oktober kurang lebih 18-20 Oktober," kata Tina dalam acara Live Instagram Kompas.com Travel Talk "Tips Liburan ke Raja Ampat", Kamis (23/7/2020).

Lanjutnya, festival yang bernama lengkap Festival Pesona Bahari ini juga sudah masuk dalam agenda pariwisata tahunan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Wisatawan tiba di festival tersebut akan merasakan pengalaman berkesan disambut oleh warga Raja Ampat lengkap dengan pakaian adatnya.

Festival Ayo Makan Ikan yang diselenggarakan bersamaan dengan Festival Bahari Raja Ampat 2017. Ratusan warga menyantap ikan yang dibakar sepanjang 70 meter.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Festival Ayo Makan Ikan yang diselenggarakan bersamaan dengan Festival Bahari Raja Ampat 2017. Ratusan warga menyantap ikan yang dibakar sepanjang 70 meter.
Tak hanya budaya, sesuai namanya, festival ini tentu mengangkat tema bahari serta kulinernya. Oleh karena itu, Tina menjelaskan bahwa wisatawan bisa berkeliling mencari makanan khas lautan Raja Ampat di festival ini.

"Segala macam bentuk kebudayaan, kulineran itu ada di situ semua. Jajanan makanan baharinya Raja Ampat ada di festival itu. Makanya kalau mau menikmati wisata budaya di Raja Ampat coba datang saja pas festival dilaksanakan," jelasnya.

Baca juga: Raja Ampat Berencana Buka Pariwisata Mulai Oktober 2020

Pada Festival Pesona Bahari tahun lalu, ia mengatakan G-Tour berkesempatan turut serta mengambil peran melaksanakan festival tersebut bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X