Danau Natron di Tanzania, Cantik tetapi Mematikan

Kompas.com - 16/09/2020, 08:08 WIB
Danau Natron di Tanzania. SHUTTERSTOCK.com/BILDAGENTUR ZOONAR GMBHDanau Natron di Tanzania.

KOMPAS.comDanau Natron berusia sekitar 1 juta tahun dengan keindahannya, yakni memiliki keunikan berupa air yang berwarna merah.

Namun, di balik keindahan dan keunikannya tersebut, ternyata Danau Natron ini sangat mematikan.

Danau dengan kandungan garam yang tinggi menghasilkan pigemen kemerahan yang membuat danau menjadi warna merah.

Akan tetapi, kerak yang asin tersebut juga dapat berubah tampilan menjadi berbeda setiap saat.

Danau yang terletak di bagian utara Tanzania ini memiliki panjang 56 km dan lebar 24 km, serta suhu panas mencapai 60 derajat celsius dan kaya akan mineral.

Walaupun kedalaman danau hanya 3 meter, air di Danau Natron memiliki pH air sebesar 10,5 dan mengandung natrium, karbonat, dan dekahidrat, yang memiliki efek mengeraskan.

Berada tak jauh dari Gunung Ol Doinya Lengai, kandungan garam di Danau Natron berasal dari gunung tersebut. Garam yang keluar melalui lava kemudian masuk ke danau.

Baca juga: Batik dan Lapis Singkong Indonesia Jadi Primadona di Tanzania

Hewan-hewan yang tidak mampu beradaptasi dengan kondisi panas tersebut akan terjatuh dan mati, kemudian akan mengeras menjadi batu akibat dari efek kandungan tersebut.

Kandungan dari endapan natrium karbonat itu juga serupa dengan yang digunakan untuk memumifikasi tubuh manusia di Mesir.

Berbeda dengan hewan lain yang mungkin akan mati dan membatu, di danau ini justru menjadi tempat pengembangbiakan Flamingo Lasser yang menyantap alga spirulina dan ikan Alkaline Tilapia, sejenis ikan Nila.

Danau Natron di Tanzania ini juga menjadi sumber dari beberapa foto fantastik, seperti karya fotografer Nick Brant.

Baca juga: Mengenal Salar De Uyuni, Danau Garam Terbesar di Dunia

Dilansir dari Live Science, foto yang diambilnya terlihat seolah-olah hewan hidup berubah menjadi batu.

Meskipun mematikan, Danau Natron terdaftar dalam Ramsar List of Werlands of International Importance karena keanekaragaman hayati yang unik.

Danau ini juga diakui sebagai ekoregion penting oleh World Wildlife Fund dan masuk daftar tempat terunik di dunia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X