Kompas.com - 21/09/2020, 16:45 WIB
Ilustrasi hotel EugeneonlineIlustrasi hotel

 

Hotel Kota Bandung kehilangan konsumen asal Jakarta

Menurut Arief, imbas dari adanya PSBB Jakarta dan ditambah dengan imbauan penundaan perjalanan terasa besar bagi sektor perhotelan di Bandung.

Alasannya, karena Bandung dan Jakarta saling terikat perekonomiannya. Apabila Jakarta memiliki peraturan baru, kata dia, akan berpengaruh langsung ke perekonomian di Bandung.

"Bandung ini kan sebenarnya feeder-nya Jakarta, yang menopang Jakarta itu kan Bandung. Jadi Bandung itu akan terjadi perubahan sistem ekonominya, kalau Jakarta ada suatu hal misalnya aturan-aturan baru, pasti impact-nya itu langsung ke Bandung," jelasnya.

Baca juga: Wisatawan Asal Jakarta Diimbau Tunda Liburan ke Jabar

Ia pun mengungkapkan, saat ini hotel-hotel di Bandung kehilangan pasar dari konsumen Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut ia nilai karena melihat okupansi hotel yang turun seminggu belakangan sejak PSBB Jakarta kembali diberlakukan.

"Sejak adanya PSBB ini semua average hotel di bawah 20 persen. Weekend-nya. Artinya kan itu membuktikan, bahwa market kita hilang saat ini. Wisatawan asal Jakarta itu kan kita bisa hitungnya pada saat weekend," tuturnya.

Hal yang sama juga terlihat dari tingkat hunian pada hari biasa, yang biasanya ditopang oleh industri MICE.

Baca juga: PSBB Jakarta, Okupansi Hotel di Jawa Barat Turun Jadi 30 Persen

Ia mengatakan, MICE ini lah yang mendukung hidupnya perhotelan pada hari biasa. Menurutnya, industri MICE selalu mengadakan meeting dan sebagainya di hotel pada hari-hari tersebut.

"MICE itu sekarang cancel semua meeting-meeting-nya karena adanya PSBB yang harus work from home. Padahal Agustus itu sudah mulai ada pick up waktu itu," katanya.

"Hotel ini kan bisa tumbuh karena adanya MICE, sekian persen yang untuk menginap itu hanya ada di weekend. Kalau kita weekday, gak ada tamu, ya hotel pasti mati, yang bisa menghidupkan hotel di weekday adalah MICE," pungkasnya.

Riung Priangan merupakan organisasi non profit hotel-hotel berbintang 2 sampai 5 yang didirikan pada 1985.

Anggotanya adalah para pimpinan tertinggi hotel-hotel atau General Manager yang secara organisasi mencakup wilayah Bandung Kota dan Kabupaten Bandung atau Bandung Raya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.