Kompas.com - 17/11/2020, 20:21 WIB
Ilustrasi Lawang Sewu, Semarang. SHUTTERSTOCKIlustrasi Lawang Sewu, Semarang.

 

Disuruh bayar Rp 3 juta karena dokumentasi Lawang Sewu

Pada Sabtu (14/11/2020), seorang YouTuber dengan nama akun “Kirandika Channel” viral di media sosial lantaran pemilik akun diminta untuk membayar Rp 3 juta per jam karena merekam video di lingkungan Lawang Sewu.

Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, Sabtu, tidak lama setelah melakukan vlog, pemilik akun didatangi satpam dan diminta untuk membayar Rp 3 juta per jam.

“Orang-orang enggak bilang e, pak. Katanya cuma bayar guide,” kata pemilik akun tersebut dalam video berdurasi 1 menit 38 detik.

Usai ditegur, pihak perekam pun meminta maaf kepada satpam dan mengaku hanya berjalan-jalan dan berfoto saja.

Baca juga: Tenaga Medis dan Guru Gratis Masuk Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan SOP kunjungan ke Lawang Sewu, pengunjung yang melakukan photo shoot atau rekaman video untuk kegiatan yang bersifat komersial seperti shooting film dan iklan akan dikenakan biaya.

Adapun, biaya senilai Rp 3.500.000 per jam akan dikenakan sebagai biaya penggunaan area pengambilan video atau foto.

Sementara pengunjung yang ingin menyewa tempat di Lawang Sewu untuk kegiatan gathering, pameran, bazar, expo, pesta pernikahan, seminar, pelatihan, konser, dan sesi foto, biaya sewa tempat yang dikenakan disesuaikan dengan luasan tempat sewa dan masa sewa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X