Kompas.com - 21/11/2020, 07:16 WIB
Danau Tambing Poso ANTARANEWSDanau Tambing Poso

KOMPAS.com - Danau Tambing di Poso, Sulawesi Tengah jadi incaran wisatawan untuk berlibur. Oleh karena itu, tempat wisata itu selalu padat pengunjung.

Bahkan, diakui pengelola tempat wisata setempat, kuota kunjungan ke tempat wisata di kawasan Taman Nasional Lore Linduh itu selalu penuh. 

"Terus terang saja, meski masa pandemi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru ini, wisatawan, khususnya lokal yang berkunjung ke Danau Tambing terus meningkat secara signifikan," kata Kepala Balai Besar TNLL, Jusman di Palu, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Dari Tepi Danau Poso Melanglang ke Swiss

Jusman menambahkan, meski wisatawan yang datang ke lokasi wisata itu kian banyak, petugas TNLL yang ada di lokasi tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Salah satu contoh penerapan adalah membatasi kuota masuk. Adapun kuota yang diperbolehkan adalah 200 orang.

"Kami diberi jatah hanya 20 persen dari kapasitas pengunjung yang ada," kata Jusman.

Baca juga: Kisah Mistis Poso Kuwuh dan Watu Umpu di Flores Barat

Sementara itu, diakui Jusman, pengunjung yang datang kerap melebihi kapasitas. Pada akhir pekan, misalnya, wisatawan yang ingin masuk berjumlah 500 orang.

Dalam kondisi tersebut, Jusman menegaskan pihaknya tetap hanya memperbolehkan 200 orang yang masuk, sedangkan sisanya harus pulang.

"Ada juga mereka yang bertahan, meski harus tidur atau berkemah di pinggiran kawasan obyek wisata.

Mereka rela bermalam di luar kawasan untuk menunggu kesempatan masuk, jika ada pengunjung yang keluar atau pulang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Travel Update
Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X