Irlandia Kini Izinkan Wisatawan Hanya Jalanai 5 Hari Karantina

Kompas.com - 05/12/2020, 11:01 WIB
Cliff of Mother, Irlandia Dok. Lonely PlanetCliff of Mother, Irlandia


KOMPAS.com – Irlandia kini mengizinkan wisatawan yang terbukti negatif Covid-19 setelah kedatangan mereka untuk hanya menjalani 5 hari karantina saja.

Dilansir dari Travel and Leisure, Irlandia merupakan negara Eropa pertama yang menjalankan lockdown nasional ketika gelombang kedua Covid-19 melanda benua tersebut.

Sebelumnya, wisatawan dari Amerika Serikat dan sebagian besar Eropa diharuskan untuk menjalankan karantina 14 hari.

Artinya, tidak ada perayaan pernikahan, pemakanan, belanja kebutuhan liburan secara langsung, atau pertemuan langsung dengan orang lain. Para pekerja dan pengunjung dari Irlandia Utara jadi pengecualian.

Baca juga: Inggris Ubah Karantina Jadi 5 Hari untuk Turis Asing, Ini Syaratnya

Informasi terbaru dari pemerintah Irlandia akan memungkinkan pengunjung yang terbukti mendapatkan hasil negatif dalam tes Covid-19 untuk meninggalkan karantina lebih awal. Hasil tes negatif tersebut harus dilakukan setidaknya lima hari setelah kedatangan mereka.

Hanya hasil tes PCR yang bisa diterima. Wisatawan pun harus tetap mengisi formulir contact tracing. Jika tidak melakukan ini, maka wisatawan akan dikenakan denda atau bahkan dipenjara.

Gedung kuliah di Queens University Belfast, Irlandia Utara (DOK. BRITISH COUNCIL) Gedung kuliah di Queens University Belfast, Irlandia Utara

Walaupun begitu, pengunjung diimbau untuk tidak benar-benar merasa diterima. Otoritas Irlandia hingga kini masih mengimbau penundaan aktivitas perjalanan untuk wisata.

Berdasarkan laporan dari The Irish Times, sektor pariwisata negara tersebut sedang bersiap untuk menghadapi tahun 2021 yang sulit.

Irlandia telah menutup semua bisnis non-esensial sejak Oktober 2020. Mereka juga membatasi bar dan restoran hanya untuk fasilitas pesan-antar dan bawa pulang.

Baca juga: 10 Lokasi Syuting The Crown untuk Rekomendasi Liburan di Inggris

Masyarakat diminta tetap berada di radius 5 kilometer dari rumah kecuali untuk bekerja. Itu pun khusus pekerjaan yang esensial.

Irlandia sejauh ini telah melaporkan lebih dari 73.000 kasus Covid-19 dengan jumlah kematian mencapai 2.000 kasus berdasarkan data dari Departemen Kesehatan Irlandia.

Jumlah kasus meningkat pada pertengahan Oktober 2020, memicu diberlakukannya lockdown nasional yang kedua.

Beberapa negara Eropa lainnya, termasuk Inggris, Spanyol, Perancis, Italia, dan Yunani juga telah melakukan kebijakan lockdown atau jam malam untuk menghentikan laju kasus Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X