Kompas.com - 10/12/2020, 17:10 WIB
Ilustrasi Sumatera Barat - Tempat wisata Tabiang Takuruang di Bukittinggi. SHUTTERSTOCKIlustrasi Sumatera Barat - Tempat wisata Tabiang Takuruang di Bukittinggi.

KOMPAS.com - Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) perlahan mulai pulih setelah sempat terdampak pandemi Covid-19.

Dari data EGM AP II Bandara International Minangkabau (BIM) Yos Suwagiono, misalnya, ada peningkatan pergerakan penumpang dari bulan Oktober dan November di sana.

Pada Oktober 2020, sebanyak 37.458 penumpang masuk ke Sumbar lewat BIM. Kemudian pada November 2020 meningkat menjadi 50.500 orang.

Sementara untuk pergerakan pesawat yang mendarat di BIM yakni 383 pesawat pada bulan Oktober 2020. Lalu meningkat menjadi 534 pesawat pada bulan November 2020.

 

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Bukittinggi yang Wajib Dikunjungi

Selain itu, pada Kamis (10/12/2020), AirAsia juga ikut serta meramaikan pilihan maskapai penerbangan menuju Sumbar dengan rute baru Jakarta-Padang.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial mengungkapkan, kian banyaknya pilihan maskapai penerbangan ke daerahnya turut mendukung percepatan pemulihan pariwisata di sana.

 

"Meski angka kontribusi pariwisata 18-19 persen pada PDB (Sumbar), tapi ini adalah sektor yang memberikan kontribusi riil kepada masyarakat," kata Novrial saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Kampung Sarosah di Sumbar, Wisata Kekinian di Tengah Lembah

Bandara International MinangkabauDinas Pariwisata Sumbar Bandara International Minangkabau
Novrial menambahkan, pihaknya tahun ini optimis wisatawan nusantara (wisnus) ke Sumbar mencapai 8,1 juta orang. Angka tersebut sama seperti capaian wisnus ke Sumbar pada tahun 2019.

Adapun untuk tahun 2021, lanjutnya, akan agresif pada wisnus. Sementara untuk wisman, Novrial mengaku tidak terlalu berharap banyak.

"Karena wisman berkaitan dengan kebijakan flight luar negeri (pemerintah pusat)," katanya.

Baca juga: 3 Destinasi Wisata Favorit Saat Liburan di Sumbar, Mana Saja?

Wisata favorit di Sumbar

Sejak pembukaan kembali pariwisata di Sumbar, diakui Novrial, ada tiga destinasi yang jadi favorit para wisatawan. Destinasi tersebut yakni Bukittinggi, Tanah Datar dan Pesisir Selatan.

Selain itu, pilihan tempat wisata di Sumbar juga kian diakui dunia internasional. Ombilin Coal Mining Heritage di Kota Sawahlunto, misalnya, pada tahun 2019 ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia.

Penetapan ini tidak hanya mencakup Kota Sawahlunto saja, juga beberapa kota/kabupaten lainnya di Sumbar, seperti Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kota Solok, dan Kabupaten Solok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.