Kompas.com - 16/01/2021, 13:07 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.com - Wisata air terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tetap buka meski sempat diterjang banjir lahar dingin Gunung Semeru beberapa waktu lalu.

Namun demikian, wisatawan diimbau hanya sampai pada spot Panorama, tempat biasanya menikmati pemandangan air terjun tersebut.

Wisatawan diminta untuk tidak turun ke lembah air terjun tersebut karena dikhawatirkan akan terjadi banjir serupa.

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

"Tetap buka, cuma kalau yang mau turun eksplor lembah harus koordinasi dengan pengelola. Tapi sebaiknya tidak turun dulu, karena berbahaya," kata Tini Riadi, warga di sekitar Tumpak Sewu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (16/1/2021).

Tini menyarankan, wisatawan yang tetap ingin turun ke lembah supaya meminta pendampingan pada pemandu wisata lokal.

Sebab menurutnya, pemandu wisata lokal yang merupakan warga setempat sudah hafal dengan kondisi cuaca di hulu Sungai Glidik, aliran sungai di air terjun tersebut.

Kondisi air terjun Tumpak Sewu di Lumajang yang sempat dilanda banjir lahar dingin Gunung Semeru beberapa waktu lalu.KOMPAS.COM/Dok. Titin Riadi Kondisi air terjun Tumpak Sewu di Lumajang yang sempat dilanda banjir lahar dingin Gunung Semeru beberapa waktu lalu.

"Kalau guide lokal itu kan kadang-kadang mereka pakai rasa. Mereka sudah hafal tentang cuaca di sekitaran Tumpak Sewu," ujar Tini.

Dirinya yang juga merupakan pegiat seni dan budaya mengatakan, banjir di Tumpak Sewu bisa terjadi sewaktu-waktu.

Bisa saja cuaca di Tumpak Sewu cerah, tapi kawasan di atasnya sedang terjadi hujan lebat yang memincu banjir di lokasi air terjun tersebut.

Baca juga: Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang, Niagara-nya Indonesia

Adapun, Air Terjun Tumpak Sewu memang begitu memersona karena berbagai aliran air yang jatuh dari tebing setinggi sekitar 120 meter.

Jika cuaca cerah, wisatawan bisa menikmati pemandangan air terjun itu dengan latar Gunung Semeru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.