14 Larangan di KRL Solo-Yogyakarta yang Mulai Beroperasi 1 Februari 2021

Kompas.com - 31/01/2021, 11:11 WIB

KOMPAS.com – Kereta rel listrik atau KRL Yogyakarta-Solo yang merupakan KRL pertama di luar wilayah Jabodetabek akan mulai beroperasi Senin (1/2/2021).

“Tanggal 1 Februari masyarakat bisa ikut uji coba sampai tanggal 7 Februari. Untuk tarifnya sudah ditentukan pak Dirjen (Dirjen Perkeretaapian) sebesar Rp 1,” kata Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia, Wiwik Widayanti, mengutip Kompas.com, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: 10 Tipe Penumpang KRL Paling Menyebalkan, Adakah Anda di Antaranya?

Dalam mengoperasikan KRL Yogyakarta-Solo, pihak KCI juga menerapkan sejumlah larangan yang harus dipatuhi calon penumpang agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Larangan di KRL Solo-Jogja

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut larangan dalam KRL Solo-Jogja yang telah Kompas.com rangkum, Minggu (31/1/2021):

  1. Saat menunggu di peron, jangan berdiri melewati garis aman (garis kuning) yang telah ditentukan
  2. Sebelum menaiki kereta, jangan mendahului penumpang yang hendak turun
  3. Dilarang membawa barang bawaan untuk berdagang/pribadi yang mengganggu jaga jarak aman antar-penumpang, mudah terbakar, atau yang berbau menyengat
  4. Barang bagasi tidak boleh melebihi ketentuan yang sudah ditetapkan, yaitu 100 cm x 40 cm x 30 cm
  5. Tidak boleh membawa sepeda yang tidak dapat dilipat
  6. Jangan makan/minum atau berbicara secara langsung atau melalui telepon saat berada di dalam kereta
  7. Dilarang menduduki kursi prioritas yang diperuntukkan bagi penumpang lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu membawa anak, dan wanita hamil
  8. Dilarang duduk di lantai dan menggunakan kursi lipat
  9. Tidak boleh membawa senjata api/tajam tanpa izin
  10. Dilarang membuang sampah sembarangan
  11. Berjualan tidak diizinkan
  12. Dilarang merokok
  13. Dilarang mengamen
  14. Dilarang membawa binatang

Baca juga: Jalan-jalan Sehari, Naik KRL ke Stasiun Akhir Rangkasbitung

Beroperasinya KRL Solo-Yogyakarta akan menggantikan operasional KA Prambanan Ekspres ata KA Prameks.

Adapun, rangkaian KA Prameks rencananya akan direlokasi ke daerah lain sebagai moda transportasi kereta lokal.

Penggunaan KRL Yogyakarta-Solo oleh masyarakat membuat mobilitas warga sepanjang Jogja-Solo akan lebih meningkat. Alhasil, diharapkan roda perekonomian di Yogyakarta dan Solo Raya juga akan meningkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.